Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 7 Mei 2020
07/05/2020 TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Kamis, 7 Mei 2020

 

  1. Mandoding Haleluya No. 306:1

 

Huhamegahkon do in tongtong, Jesus Tuhankku rupeihu tongon

Au parsimada tinobus-Nin, na pinabayu di tonduy in

Marmegah-megah mandoding au, mamuji Jesus parholong in

Marmegah-megah, mandoding au, mamuji Jesus parholong in

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: Lahoan ni Apostel 20:28

 

Halani ai jaga nasiam ma diri nasiam ampa haganup hulanan in, ai na dob ipabangkit Tonduy Napansing do nasiam mardimata in, ase iparmahani nasiam kuria ni Tuhan in, na dob tinobus-Ni marhitei daroh-Ni sandiri.

Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

 

  1. Renungan

 

Wabah pandemi covid 19 yang melanda seluruh dunia pada saat ini mau tidak mau membawa setiap orang masuk kepada sebuah situasi yang penuh dengan pergumulan. Banyak orang yang terdampak karena pandemi ini, yang harus berhenti bekerja, dan hal ini menimbulkan dampak lain. Di tengah-tengah situasi yang berdampak itu, tidak jarang kita melihat gereja yang memperlihatkan keperdulian bagi umatNya yang merasakan dampak dari pandemi ini. Aksi kasih yang dinyatakan melalui aksi sosial seperti memberikan kebutuhan pokok bagi jemaatnya, melakukan penyemprotan desinfektan di rumah-rumah warga jemaat, membagikan masker, adalah wujudnyata dari keperdulian gereja terhadap umatNya. Gereja hadir di tengah-tengah umat yang membutuhkan tindakan konkrit atas masalah yang sedang dihadapi oleh umat.

Ternyata nas yang disampaikan kepada kita pada hari ini semakin mengingatkan kita bahwa setiap orang yang telah menerima karya Roh Kudus mempunyai tanggungjawab untuk menjaga, menilik, dan menggembalakan umatNya. Kehadiran umat Kristen di dunia ini tidak hanya sekedar hidup untuk dirinya sendiri tetapi hidup untuk orang lain. Setiap domba (umatNya) yang telah memeroleh keselamatan melalui darah Anak-Nya, dan itu menggambarkan betapa berartinya setiap orang yang telah diselamatkan.

Saat kita berbicara tentang bagaimana kita melaksanakan tanggungjawab kita, tentu kita juga akan melihat bagaimana berharganya umatNya. Maka ketika kita melihat umat yang berharga itu sedang kesulitan di tengah-tengah situasi pandemi ini, maka mari memperlihatkan keperdulian dan kasih kita. Bahwa hidup kita akan menjadi berkat bila kita mau dan mampu dipakaiNya untuk menjadi berkat.

Jemaat Tuhan…

Tidak secara kebetulan bila nas kita hari ini mengingatkan kita kembali akan panggilan dan tanggungjawab kita di tengah-tengah dunia ini. Sekecil apapun yang dapat kita perbuat untuk umatNya, maka itu akan menjadi besar bila kita melakukannya dengan kasih. Ketika tanggungjawab itu telah diserahkan kepada kita, maka biarlah kehidupan kita menjadi penyeimbang yang membawa warna lain di tengah-tengah umat yang merasakan dampak buruk akibat wabah pandemi corona ini. Warna yang akhirnya menghiasi kehidupan wargaNya menjadi lebih indah di tengah-tengah situasi yang penuh pergumulan saat ini. Jadilah berkat bagi umatNya. Amen.

 

  1. Mandoding Haleluya No. 143:4

 

Antong buei baen Ham suruhan, na sai tongtong igoki Tonduy-Mu

Janah  na ringgas marambilan manogu halak hu gomgoman-Mu

Taluhon Ham sibolis in tongtong, ramoti hata-Mu i tanoh on.

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

"2" Comments
  1. Dodingni mohon ditambah ayat ni.
    Thanks

Tinggalkan Balasan
**