Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Jumat, 18 Juni 2021
18/06/2021 TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Jumat, 18 Juni 2021

1. Doding Haleluya No. 115:1+4 “Sadokah Ho i Tanoh on”

Sadokah ho i tanoh on papintor uhurmin
Padingat-dingat ma tongtong nidok ni Tuhanmin

Ambungkon humbai uhurmin na so margagan in
Ganup na humbai Tuhan in ramot ma jaga in.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Jesaya 5:20

Bursik ma halak na mangkatahon bani na bajan, ai do na dear, anjaha bani na dear ai do na bajan, na mambahen na golap gabe na siang, anjaha na siang gabe na golap, na mambahen na mapaet gabe matobu, anjaha na matobu gabe na mapaet.
Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit.

4. Renungan

Di dalam dunia ini ada dua jalan atau dua hal yang saling bertentangan. Kebaikan dan kejahatan, kasih dan kebencian, kebenaran dan kesalahan, terang dan gelap, manis dan pahit. Manusia harus menyadari jalan mana yang harus dia pilih. Memilih jalan kebenaran akan menuntun kepada kehidupan dan keselamatan, atau memilih jalan kegelapan yang membawa kepada kepada kematian. Bahkan Paulus mengatakan lewat cara hidup kita yang jalani sekarang itu dapat menentukan ke arah mana tujuan hidup kita. “Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan bau kematian yang mematikan di bagi mereka yang binasa” (2 Kor.2:15-16). Dunia akan melihat kasih dan kebaikan dari anak-anak Allah, namun dunia yang dipenuhi oleh kegelapan dan kebencian. Karena gelap tidak menyukai terang (Yoh. 3:19-20). Yesus mengingatkan orang percaya, mungkin kita akan dibenci tetapi Yesus telah terlebih dahulu ditolak dan dibenci oleh dunia ini (Yoh.15:18). Tetapi Tuhan akan mengadili setiap orang seturut dengan apa yang dilakukannya.

“Celakalah mereka” dalam nas ini dipakai dalam kaitan dengan masa penghakiman, maka harus waspada terhadap apa yang kita lakukan. Kristus memberi isyarat konsekuensi negatif bagi orang yang hidup dalam kegelapan (1 Pet.4:17). “Siapa yang menyebut kejahatan itu baik dan yang menyebut kebaikan itu jahat.” Inilah ciri atau karakteristik mereka yang berjalan di jalan yang lebar namun menuntun kepada kebinasaan (Mat.7:13), mereka yang dikuasai oleh kegelapan dan mengikuti jalan-jalan dunia dan si jahat. Seperti Kain yang membunuh adiknya karena kuasa yang bekerja di dalam dirinya adalah si jahat (1 Yoh.3:12) dan ia membenci kebaikan yang ada pada diri adiknya Habel. Dosa mengikat dan membungkus kita dari perasaan dan pemahaman tentang kasih, kemurahan dan keadilan.

“Yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, dan yang mengubah pahit menjadi manis dan manis menjadi pahit.” Kalimat ini merupakan lanjutan pernyataan yang sebelumnya. Yesaya menuangkan pernyataan Tuhan ini dengan bahasa puitis namun memiliki makna yang sangat dalam. Sikap terhadap kebaikan dan kejahatan itu harus diperhatikan secara serius. Nas ini mengingatkan kita dalam menentukan langkah untuk berbuat baik. Sambil tetap menyadari, mengingat, dan berhati-hati di setiap saat. Berjalanlah pada jalan yang sempit walau mungkin sedikit orang saja yang memilihnya, karena jalan itu akan menuntun kita kepada keselamatan dan kehidupan di dunia ini dan kelak sampai selama-lamanya. Amin.

5. Doding Haleluya No. 112:1 “Sai Bujur Ma Ho Mangimbang”

Sai bujur ma ho mangimbang hajahatonmin ganup
Taram sogop uhur holong ni Tuhanta in bamu.

6. Tonggo Ham Bapanami / Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Comments are closed
**