Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Senin, 11 Juli 2022
10 Juli 2022 TATA IBADAH

1. Mandoding Haleluya No. 453:1

Pitah Ham Tuhan, hatundalan na toguh.

Humbai ganup paruntolon na i tanoh on.

Bani haganup pardalanan, pitah Ham panjaga na gogoh.

Ondos ma Tuhan, hanai on nuan, ‘se torsa sadokah goluh on.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: 1 Petrus 1:17

“Anggo Bapa igoran nasiam Ia, na so sididah-idah bohi manguhumi ganup jolma pasal pambahenanni bei, marhasoman biar ma nasiam marparlahou sanggah panginsolatan nasiam on.”

 

“Dan jika kamu menyebutNya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.”

 

4. Renungan

Jemaat yang dikasihi Tuhan,

ketika kita menerima kehidupan sebagai orang Kristen, kita tentu harus memperlajari atau mengetahui apa yang harus kita lakukan dan yang harus kita imani. Tanpa melakukan hal tersebut kita akan disebut sebagai orang Kristen KTP atau menjadi orang Kristen yang tidak mengimani nilai kekristenan. Hal inilah yang harusnya kita hindari dengan mempelajari firman Tuhan dan mempelajari bagaimana kita seharusnya hidup sebagai orang beriman.

 

Rasul Petrus mengingatkan kepada jemaat yang sudah berada di beberapa kota agar mereka tetap menunjukkan identitas mereka dalam setiap langkah kehidupannya. Dalam surat ini Petrus mengatakan atau menganjurkan agar mereka hidup dalam kekudusan. Hal ini dikatakan rasul Petrus karena mereka sudah hidup di dalam Tuhan dan Tuhan sudah menguduskan mereka melalui pengorbanan Tuhan Yesus.

 

Status orang percaya dipertegas rasul Petrus sebagai anak Allah. Sebagai anak Allah tentu kita mengaku bahwa Allah itu sebagai Bapa kita dan itu berarti bahwa apa yang Bapa inginkan akan dilakukan oleh anak-anakNya. Bapa menginginkan agar semua orang berbuat baik dan setia kepada Tuhan. Ketika firman Tuhan dijalankan maka Allah akan menghukum mereka tanpa pandang bulu. Itu sebabnya diingatkan oleh firman Tuhan hari ini agar kita juga hadir dan melakukan firmanNya dengan setia.

 

Dalam perkembangan yang terjadi saat ini ada banyak hal yang bisa membuat kita tidak setia kepada Tuhan. Kita bisa hidup dengan menentang firman Tuhan dan itu tentu akan membawa kita masuk dalam penghukuman Tuhan. Karena itu kita diajak untuk selalu mempraktikkan hidup dalam takut akan Tuhan, agar kita tidak melakukan kejahatan yang bertentangan dengan kehendakNya. Hendaklah kita tetap mengingat bahwa kita adalah anak-anak Allah yang setia. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 243:4

Sai Ham ma tong simada ahu, sadokah au i tanoh on;

Sai tong dear ma parlahouhu, pasangap goranMu tongtong.

BinahenMu sai usihanku, mangkaholongi jolma in.

Galangkononku ma diringku, lao mangusihi Tuhankin.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Comments are closed
**