Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Senin, 25 Juli 2022
24 Juli 2022 TATA IBADAH

1. Mandoding Haleluya No. 102:3
Atap aha pe na masa, malas uhur, pusok pe.
Jolomanku na mangharga na marholong atei pe;
Ai sadokah au manggoluh, ‘ge dob bois bohalhon.
Ningon Ham, o Sipagoluh, pujionku sai tongtong.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: 2 Petrus 3:18
“Tapi lambin marbanggal ma nasiam ibagas idop ni uhur ampa panandaion bani Tuhanta Jesus Kristus, Sipaluah in. Bani ma hasangapon, sonari age ronsi sadokah ni dokahni!”

 

“Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. BagiNya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.”

 

4. Renungan
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
kita tidak bisa hidup dengan mengatakan bahwa kita sudah paham akan segala sesuatu, kita sudah mempelajari segala sesuatu, atau kita sudah tamat. Bahaya yang muncul ketika kita menyatakan bahwa kita sudah mengetahui segalanya adalah bahwa kita tidak akan bertumbuh dan kita tidak akan bisa menerima perkembangan yang ada, sehingga kita akhirnya terpuruk dalam kekerdilan diri kita. Harus kita sadari bahwa pengetahuan terus berkembang, informasi sangat bervariasi, kehidupan ini sangat dinamis dan tantangan juga demikian. Kita tidak hidup dalam dunia yang statis. Untuk itu kita harus terus memperbaharui diri dengan membaca apa yang terjadi dan menyesuaikan diri, sehingga kita tidak terlindas oleh zaman ini. Sikap seperti inilah yang harus kita tunjukkan selaku orang percaya.

 

Rasul Petrus juga mengingatkan jemaat yang menerima surat ini agar mereka selalu dapat menyatakan imannya dan jati dirinya. Mereka sudah mengetahui ajaran yang benar dan mereka sudah mengetahui arah perjalanan hidupnya. Karena itu mereka harus terus bertumbuh dalam kasih karunia, dan mereka terus memperdalam kehidupan beriman mereka dengan lebih tentang kuasa dan kasih Tuhan. Sebagai orang Kristen kita juga harus terus bertumbuh dengan mempelajari banyak hal, melakukan hal yang baik sesuai dengan apa Tuhan kehendaki. Dengan terus bertumbuh maka kita tidak memberi diri kita dikuasai oleh pengaruh dunia ini yang sangat menggoda dan mengganggu. Kita akan mampu menyatakan iman kita di tengah perkembangan dunia yang semakin canggih, baik itu dari sisi teknologi, maupun dalam kehidupan sosial dan agama. Iman kita akan mengalahkan segala sesuatu yang mengganggu kehidupan kekristenan kita. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 306:1
Huhamegahkon do in tongtong: Jesus Tuhanku rupeihu tongon;
Au parsimada tinobusNin napinabayu ni Tonduy in.
Marmegah-megah mandoding au mamuji Jesus parholong in.
Marmegah-megah mandoding au mamuji Jesus parholong in.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Comments are closed
**