Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Kamis, 4 Agustus 2022
3 Agustus 2022 TATA IBADAH

1. Mandoding Haleluya No. 141:1-2
Jesus, Raja ni Kuria, na pansing janah porsaya. Pasu-pasu Ham au on.
Sai papuho Ham uhurhu, mangirikkon Ham Rajangku,
Pargogohi Ham au tong, pargogohi Ham au tong.

 

Tonduy Na Pansing ma bere, roh bai uhur ni kuria bai ganup dunia on.
Ase tong sada uhurni, gembit merap pe halakni.
Pasangapkon Ham tongtong, pasangapkon Ham tongtong.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: Hesekiel 36:29
“Paluahonku do hanima humbani sagala habutakonnima; marsahap pe Ahu bani gandum anjaha hubahen pe ai marganda-ganda, anjaha lohei seng sogop bannima.”

 

“Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa kenajisanmu dan Aku akan menumbuhkan gandum serta memperbanyaknya, dan Aku tidak lagi mendatangkan kelaparan atasmu.”

 

4. Renungan
Jemaat Tuhan,
Kitab Yehezkiel adalah kitab yang berisikan nubuat-nubuat yang disampaikan oleh nabi Yehezkiel kepada bangsa Israel yang sedang terbuang di Babel, dan juga kepada mereka yang tinggal di Yerusalem. Secara keseluruhan, kitab Yehezkiel ini menggambarkan pembaharuan-pembaharuan yang akan dilakukan untuk Israel dan itu dituangkan melalui nubuatan-nubuatan. Dalam kitab Yehezkiel ini juga kita akan melihat rangkaian sejarah kehidupan yang dialami oleh bangsa Israel dan tindakan Allah terhadap mereka. Maka 4 (empat) garis besar dari keseluruhan isi kitab Yehezkiel ini adalah: 1) peringatan kepada umat Israel bahwa Allah akan menghakimi mereka dan bahwa Yerusalem akan jatuh dan hancur; 2) pesan dari Tuhan bahwa Ia akan menghakimi bangsa-bangsa yang menindas dan menyesatkan umat-Nya; 3) penghiburan bagi Israel setelah jatuhnya Yerusalem dan janji tentang masa depan yang cerah; 4) gambaran Yehezkiel tentang Bait Allah dan bangsa yang diperbaharui. Lalu bila kita membaca nas kita hari ini, maka nas kita masuk kepada nubuatan penghiburan dan janji tentang masa depan yang cerah bagi bangsa-Nya.

 

Jemaat Tuhan,
lalu penghiburan dan janji apa yang diberikan Allah kepada umat-Nya? Bahwa Allah akan memberikan pemulihan secara menyeluruh kepada umat-Nya tersebut. Pemulihan hati dan roh dengan menjauhkan mereka dari keinginan-keinginan untuk berbuat najis dan menodai kehidupan dan hati mereka. Dosa dan kesalahan yang dilakukan oleh bangsa itu adalah ketika mereka tidak setia kepada Allah, menyembah ilah-ilah lain, dan praktik ibadah yang mereka lakukan tidak menyenangkan Allah, karena itu tidak datang dari hati mereka. Untuk situasi itu, Yehezkiel membagikan pesan Allah tentang kasih dan pengampunan-Nya. Saat Israel telah berdosa, Tuhan menunjukkan belas kasihan-Nya dengan menyambut mereka kembali kepada-Nya. Ia berjanji untuk membersihkan mereka “dari segala berhala dan dari segala sesuatu yang telah mencemarkan mereka,” dan Allah menjanjikan pemulihan hati, bahwa Allah akan menjaga hati umat-Nya, sehingga menutup peluang untuk melakukan hal-hal yang tidak berkenan bagi Allah. Allah yang kudus akan memampukan umat-Nya hidup dalam kekudusan dan seluruh hatinya hanya untuk memuliakan Allah.

 

Lalu tidak hanya aspek hati atau rohani saja yang dipulihkan Allah, nas hari ini menuliskan bahwa Allah juga memperhatikan kehidupan jasmani mereka. Pemulihan itu dilakukan secara menyeluruh dengan memberikan kebutuhan bangsa itu melalui memberkati tanaman mereka (gandum) dan mereka tidak akan menghadapi kelaparan lagi. Sejarah perjalanan kehidupan bangsa itu mengukir bahwa ada momen ketika mereka mengalami kesulitan hidup, dan bahwa mereka mengalami masa kelaparan lalu melalui nubuatan ini, Yehezkiel menuturkan bahwa pengalaman pahit itu tidak akan dihadapi oleh umat-Nya, karena sejatinya Ia adalah Allah yang Mahatahu dan Pengasih.

 

Jemaat Tuhan,
perjalanan kehidupan kita juga tidak selamanya baik, mulus, dan keimanan kita juga bisa mengalami degradasi pada saat-saat tertentu. Satu hal yang dapat kita yakinkan dalam kehidupan kita adalah bahwa Allah akan memulihkan kehidupan kita, Ia akan memberikan yang terbaik. Pemulihan secara total akan diberikan oleh Allah kepada kita yang memang menyadari segala kemerosotan iman yang terwujud dengan perbuatan yang tidak menyenangkan Allah. Bahwa kata terlambat tidak pernah ada bagi orang yang ingin datang kepada Tuhan, karena sejatinya Tuhan adalah Tuhan yang selalu menanti kita dengan segala pembaharuan hati kita. Maka, selamat menikmati pemulihan yang dipersiapkan Tuhan bagi kita. Amin.

 

5. Mandoding “S’mua Baik”
Dari semula t’lah Kau tetapkan hidupku dalam tangan-Mu, dalam rencana-Mu Tuhan.
Rencana indah t’lah Kau siapkan bagi masa depanku yang penuh harapan.
S’mua baik, s’mua baik, apa yang t’lah Kau perbuat di dalam hidupku.
S’mua baik, sungguh teramat baik. Kau jadikan hidupku berarti.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

 

Comments are closed
**