Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA – KAMIS, 16 APRIL 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA – KAMIS, 16 APRIL 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 16 April 2020

1. Mandoding Hal. No. 5:1
Hupuji holong ni ateimu o Tuhan Jesus Rajangkin
Bamu huondoskon tonduyhu ai do na pinindoMu in
Huhalupahon ma diringku mamingkir holong ni ateiMu

2. Tonggo

3. Ayat Harian: 1 Petrus 2:9
Tapi marga na pinilih do nasiam, harajaon hamalimon, bangsa na mapansing, bangsa ni Naibata sandiri, ase iambilankon nasiam dear ni hauhuronNi, na dob mandilo nasiam humbani na golap hu haliharonNi na gok halongangan in.
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib.

4. Renungan
Pergumulan gereja dan orang percaya sejak dulu adalah, mengapa ada orang Kristen yang hidupnya tidak mencerminkan bahwa dia adalah milik Kristus? Sementara kita semua mengakui bahwa Yesus Kristus itu adalah Tuhan, dimana kata Tuhan itu dalam bahasa Yunani adalah Kurios yang berarti pemilik. Banyak sekali orang lupa atau sengaja tidak megingat bahwa Allah adalah pemilik kehidupan kita yang menuntut kita harus taat atau setia kepadaNya.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita kembali mengenai status kita sebagai milik Allah. Karena kita hidup bersama Allah maka kita harusnya tahu status kita sebagai yang dipilih Allah, bukan kita yang memilih Dia. Kita fana dan tidak punya apa-apa untuk berhak bisa memilih Allah sebagai Tuhan kita. Di samping itu kita dipilih bukan tanpa tujuan tetapi kita dipilih untuk menjadi kerajaan imam atau imamat rajani yang melayankan kebaikan dan memberitakan karya Allah. Di samping itu keberadaaan kita adalah sebagai bangsa yang sudah dikuduskan Allah melalui pengorbanan Yesus Kristus.
Melihat keberadaan kita itu tentu sudah sewajarnya kita mengucap syukur dan kemudian melakukan perbuatan yang Allah inginkan yang tidak lagi bertentangan dengan status kita itu. Mewartakan perbuatan Allah yang luar biasa adalah tugas kita. Kita diminta untuk sadar bahwa Allah telah melakukan karya yang luar biasa hari demi hari dalam kehidupan kita. Itulah yang harus kita bagikan kepada semua orang. Kita tidak lagi memakai waktu ini untuk hal yang tidak berguna atau melakuan perbuatan yang mengabaikan status kita, tetapi hal yang berguna atau bermakna serta bermanfaat bagi banyak orang, itulah yang harus tercermin dari kehidupan kita selaku imamat yang rajani. Segala perbuatan yang tergolong kegelapan hendaknya jauh dari kehidupan kita. Kita sudah hidup dalam terang yang sesungguhnya. Amen.

5. Mandoding Hal. No. 381:1
Ringgas au pararatkon Hata ni Tuhan in, ronsi hasangapoNi ge holong uhurNin
Ambilan siharganan Hata ni Tuhan in, pasonang paruhuran ampakon tonduy in
Tongtong do marmulia barita ni Tuhanta, sai lambin tarambilan Goran ni Tuhan in

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS