Donasi dan Aksi Haroan Bolon Tanggap Covid 19


Pimpinan Pusat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan donasi pada Dompet Haroan Bolon Tanggap Covid-19, seperti yang dilaporkan juga dalam website ini. Juga kepada jemaat, resort atau komunitas-komunitas yang telah melakukan aksi kasih dalam  rangka mendorong pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 dan antisipasi dampak yang ditimbulkannya.

Donasi yang dikumpulkan melalui Dompet Haroan Bolon tanggap Covid 19, sebagian besar telah disalurkan melalui :

Pemberian bantuan pangan kepada 50 keluarga, masing-masing beras 10 kg dan Telur Ayam 20 butir. Yang menerima pada rahap pertama ini (Tanggal 10 April 2020) adalah:

  • 20 Keluarga Penyandang Disabilitas(melalui RBM GKPS)
  • 15 Keluarga di Tanjung Pinggir (jemaat GKPS Talun Madear)
  • 15 Keluarga di Resort Siantar V (Diserahkan kepada Pengurus Resort)

Membagikan 1000 masker kain kepada masyarakat di Pekan Pematangraya kepada sebagian pedagang dan yang berbelanja pada hari sabtu tanggal 11 April 2020. Tujuan utama aksi bagi masker ini adalah mengingatkan dan mendorong masyarakat supaya menyadari pentingnya pakai masker kalau keluar rumah.

Tujuan utama dari Haroan Bolon Tanggap Covid 19 yang dilakukan dari Kantor Pusat GKPS adalah merupakan dorongan supaya jemaat, resort atau komunitas-komunitas lain di masyarakat turut mengambil peran untuk melakukan hal yang serupa sesuai dengan kebutuhan dan konteksnya masing-masing. Etah mar-haroan bolon… Semakin banyak jemaat, resort, dan komunitas-komunitas di masyarakat yang melakukan aksi kasih, semakin banyak yang merasakan kasih Tuhan.

Bagi kita yang bersedia berbagi kasih melalui Dompet Haroan Bolon Tanggap Covid 19, silakan kirim ke Rekening Bank berikut :


Bank BRI : 0113-01-000213-30-1 (atas nama GKPS)

Bank Mandiri : 107-00-9501674-9 (atas nama Kantor Pusat GKPS)


“Tetaplah di rumah, jaga kebersihan, sering cuci tangan dengan sabun, kalau sakit atau keluar rumah pakailah masker, terapkan sosial distancing dan physical distancing.”

Cerita dalam Gambar:

Ditulis oleh : Pdt.Aman Saud Purba