IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS – SELASA 21APRIL 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Selasa, 21 April 2020

1. Mandoding Haleluya No. 304:1

Sada goran na majenges humbai ganup goran in Goranni Tuhanta Jesus in do sijengesan in
GoranMu, o Tuhan sai dodingkononku in GoranMu, Jesuskin na pamalum uhurhin

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Jesaya 33:22

Tongon Jahowa do panguhum banta, Jahowa do sibere titah banta, Jahowa do Rajanta, Ia do na paluahkon hita.
Sebab TUHAN ialah Hakim kita, TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita; TUHAN ialah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita.

4. Renungan

Dalam menjadi hidup yang penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini, kita mengharapkan ada angin segar yang memberi harapan baru. Bangsa Israel yang pada saat itu dalam masa pembuangan sungguh mengharapkan ada kabar baik yang memberi semangat dalam hidup mereka. Di tengah keadaan sulit kita membutuhkan pembela, yang berpihak bagi kita, merasakan kesesakan, kesusahan, dan mengharapkan kelepasan. Seperti yang kita alami di tengah pandemi ini, kepada siapakah kita berteriak minta tolong? Adakah yang peduli dengan kesulitan kita?
Israel merasakan angin segar itu ketika Yesaya menyampaikan firman Tuhan, bahwa Tuhan adalah Hakim, yang memberi hukum, Raja dan Penyelamat bagi mereka. Hakim adalah seseorang yang bertugas untuk menegakkan keadilan, menghukum orang yang bersalah dan membenarkan yang benar. Tuhan juga adalah Pemberi Hukum, pada masa Musa, Tuhan sudah memberi hukum yang harus dilakukan oleh orang Israel (Kel.20). Bahkan Yesus sendiri juga telah memberi hukum kasih untuk kita lakukan (Mat.22:37-40). Tuhan adalah Raja, Penyelamat. Tuhan sumber hidup kita, yang berkuasa penuh dalam hidup kita, dunia dan segala isinya. Perkataan ini luar biasa dampaknya ibarat mendapatkan air di tengah padang gurun yang kering. Semangat iman dan spiritualitas dari bangsa Israel saat itu dihidupkan kembali. Karena sekalipun mereka merasakan pahitnya hidup di pembuangan ternyata mereka tidak dilupakan Tuhan. Mereka tidak ditinggalkan Tuhan. Tentu ini menjadikan mereka semangat, bergairah mengharapkan dan menyongsong hari depan yakni hari penyelamatan dari Tuhan. Namun firman ini juga mengingatkan mereka supaya hidup seturut dengan hukum dan kehendak Tuhan.
Tentu firman ini juga sangat relevan bagi kita saat ini dalam menjalani masa karantina, isolasi, pembatasan gerak kita, dengan melakukan banyak kegiatan dari rumah. Tuhan adalah Hakim, bagi kita yang menjaga kita, yang memelihara, yang membela kita dalam menghadapi kesulitan hidup. Ia yang telah memberi firmanNya bagi kita untuk kita lakukan, marilah dengan bersukacita melakukannya dengan tak henti-hentinya. Sebab Ia raja kita yang berkuasa atas setiap kehidupan kita. Dia tahu yang terbaik bagi kita. Tentu bersama Tuhan kita dapat melewati masa sulit ini sebab Ia adalah penyelamat kita.
Maka jangan pernah jauhkan diri dari Tuhan. Sebab Ia tahu segala tentang hidup kita bahkan tentang segala yang terjadi dalam dunia. Lakukanlah yang terbaik maka Tuhan akan melakukan bagianNya. Ia selalu berpihak kepada orang-orang yang dikasihiNya. Karena TUHAN telah mengutus Anaknya untuk menggantikan kita menanggung akibat dosa untuk memberi keselamatan abadi. Inilah sukacita kita bahwa hidup kita senantiasa dipelihara olehNya. Amen

5. Mandoding Haleluya No. 242:1-2

Ham Tuhan Jesus, Raja ni ganupan, tubuh humbai Bapa in,
Haholonganku, sisombahanku,
sahalak Ham do Tuhankin
Talun jenges do, juma pe jenges do, na maratah-ratah in, Jesus tarlobih bai hajengeson, sibaen malas ni uhur in.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 04/20/2020 — 2:59 pm