IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 22 Juni 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Senin, 22 Juni 2020

1. Mandoding Hal no 303:1
Na pansing, na pansing Tuhan parkuasa
Ari on hanami mamuji Naibata
Napansing, na pansing janah marjumbalang
Sitolu sada na sangap tumang

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Lukas 1 : 68
Pinuji ma Naibata ni Israel, halani itohu do bangsaNi anjaha ibahen partobusni.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umatNya dan membawa kelepasan baginya.

4. Renungan
Penantian orang Yahudi terhadap kehadiran penyelamat tidaklah pernah berhenti. Mereka terus berpengharapan karena Allah telah berjanji melalui para nabi untuk menyelamatkan umatNya. Bangsa Israel atau orang Yahudi yang percaya kepada janji Allah tidak pernah melupakan Allah dalam hidupnya sehingga mereka tetap menanti dengan setia sambil tetap melakukan perintahNya. Ini menjadi perenungan bagi kita saat ini, bahwa pengharapan itu tidak membuat kita berpangku tangan tetapi terus melakukan kehendak Allah.
Zakharia, ayah Yohanes Pembaptis, dengan iman dan kesetiannya tetap menanti kehadiran Mesias yang dijanjikan itu. Kehidupannya tetap bersama firman Allah dan dia tetap melakukan yang Allah kehendaki. Dia pun berbicara tentang Allah yang datang dan menyelamatkan umatNya. Allah telah datang, melawat, hadir bersama dengan umatNya, karena Allah tidak akan pernah meninggalkan mereka. Kehadiran Allah menunjukkan tindakan Allah yang peduli kepada kita, sehingga Dia hadir secara nyata dalam diri Yesus Kristus.
Kehadiran Allah di dalam Yesus Kristus adalah dengan tujuan membawa kelepasan bagi umatNya. Manusia tidak mampu menyelamatkan diri karena keterbatasannya, dan untuk itulah Allah datang untuk melepaskannya. Ketika disebutkan kata melepaskan atau manobus atau to redeem, itu berarti ada harga yang harus dibayar untuk dapat menebus. Kristus yang datang itulah yang melepaskan dan sekaligus menjadi tebusan bagi kita agar terbebas dari dosa dan kematian. Itulah yang membuat kita ikut dengan Zakharia mengatakan: terpujilah Tuhan!
Jika Allah sudah datang menebus kita dari dosa dan kematian, maka kita bisa terus berharap untuk keselamatan dan kesehatan kita, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Seperti perenungan di atas, kita berharap sambil terus hidup dalam kehendak Allah, karena kita tahu Allah berpihak pada orang yang berjalan di dalam firmanNya. Amin

5. Mandoding Hal no 129:1
Ai jumpah au na holong atei, au na tarbuang in hinan
Jesus Tuhan parholong atei hubangku na kahou hinan
Nuan hutanda Tuhankin parholong atei banggal in
Parholong atei banggal in.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.