IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Sabtu, 10 Juli 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Sabtu, 18 Juli 2020

1. Nyanyian Kidung Jemaat No. 13:4

Allah kami Yang Esa, Bapa, Putra dan Roh Kudus,
Allah kami Yang Esa, Bapa, Putra dan Roh Kudus,
Kami datang menyembahMu, memasyhurkan kuasa-Mu.
Puji syukur kepadaMu!

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Mateus 7:15

Jaga ma hanima dompak nabi parladung, ai roh do sidea bannima marrupahon biri-biri, tapi uhurni ibagas begu panoroh do.
Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

3. Renungan

Melalui nas ini Yesus memperingatkan para murid bahwa tidak semua orang yang menyebut nama Tuhan otomatis anak Tuhan. Bahkan mereka yang melakukan banyak hal, termasuk hal yang spektakuler atas nama Tuhan tidak dengan sendirinya anak Tuhan.

Hanya mereka yang melakukan kehendak Tuhanlah disebut anak Tuhan. Yesus juga mengingatkan semua umat Allah sepanjang zaman agar waspada terhadap nabi-nabi palsu atau pengajar-pengajar sesat, yang menyatakan hendak menuntun orang-orang percaya, tetapi sesungguhnya melakukan penipuan. Mereka mengajar bukan untuk kepentingan Tuhan, apalagi umat Tuhan.

Mereka mengajar untuk kepentingan mereka sendiri. Menyamar sebagai domba jelas merupakan kontras yang nyata dengan serigala yang buas. Umat Allah sepanjang zaman harus waspada terhadap pemimpin yang palsu.
Darimana kita dapat mengenal nabi-nabi palsu? Nabi-nabi palsu dapat dikenali dari ajarannya yang bertentangan dengan firman Tuhan. Memang tidak mudah mengenali ajaran yang salah jika kita sendiri tidak mengenal ajaran yang benar dari Firman Tuhan. Banyak ajaran sesat yang terlihat baik, menarik dan relevan.
Bagaimana upaya dari setiap kita orang percaya kepada Tuhan Yesus, agar tidak dapat ditipu nabi-nabi palsu dengan ajaran yang sesat?

Pertama, kita perlu mengenali ajaran yang benar dengan belajar firman Tuhan baik-baik.
Kedua, belajar cara dan gaya hidup Tuhan Yesus, sebagai model pengajar yang benar sehingga kita bisa membedakan sikap yang tulus hamba Tuhan dari sikap munafik atau dibuat-buat pengajar sesat. Ketiga, kita selalu ada dalam persekutuan dengan saudara-saudara seiman yang komit untuk melakukan firman Tuhan. Sembari kita tetap mengikuti protokol kesehatan untuk cegah covid-19. Sehingga pengajar sesat tidak mudah menipu kita dengan ajaran-ajarannya yang salah namun memikat. Amin.

4. Nyanyian Kidung Jemaat No. 407:4

KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu
Tuhan, isi hati kami dengan kasihMu penuh
Tuhan Yesus, Jurus’lamat,
tak terhingga kasihMu
Tuhan Yesus, Jurus’lamat
tak terhingga kasihMu.

6. Tonggo Ham Bapanami / Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.