IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Jumat, 24 Juli 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Jumat, 24 Juli 2020

1. Doding Haleluya No. 148:1

Layak do Ham mambere au
o Jesus Tuhankin
ihutkon Ham daoh pe au
mambuat uhurhin

2. Tonggo

3. Ayat Harian: 1 Korint 2:12

Tapi seng ijalo hita tonduy ni dunia on, tapi Tonduy na humbani Naibata do, ase ibotoh hita na nilayak-layakkon ni Naibata banta.
Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

4. Renungan

Kerajaan yang dibawa Kristus ke dalam dunia ini bukanlah dari dunia karena Yesus tidak datang dari dunia ini (Yoh.18:36). Kehadiran kerajaanNya adalah untuk menyatakan kebenaran, sukacita dan damai sejahtera. Namun dunia tidak dapat menerima kerajaan itu. Ketika kita dilahirkan kembali maka kita akan menerima Roh yang berasal dari Allah bukan roh yang dari dunia dan Roh itulah yang menguatkan Kristus menghadirkan kerajaanNya di dunia ini. Tentu sebagai pengikut Kristus kita percaya bahwa kita juga menerima Roh yang bekerja dan hidup dalam Kristus sehingga kita juga mampu menghadirkan tanda-tanda kerajaanNya dalam hidup kita.

Sebagai anak-anak Allah kita bukan dari dunia ini, dan dunia ini tidak akan menjadi sahabat bagi kita, meski kita masih di dunia ini. Tuhan Yesus dalam nas ini mengajar kepada murid-muridNya bahwa mereka bukan dari dunia ini. Identitas kita adalah dari mana kita berasal dan bersumber. Sebab itu akan melekat dalam diri kita. Identitas rohani kita tidaklah bersumber dari dunia ini.

Lalu bagaimana kita berpikir dan hidup selaku anak-anak Allah? Alkitab mengatakan bahwa ketika kita percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka kita bukan lagi bagian dari dunia ini. Sebab dunia ini ada tempat persinggahan sementara dan dunia bukanlah rumah kita tapi harta yang tetap yang sudah dipersiapkan bagi kita ada di surga. Itulah anugerah yang dikaruniakanNya bagi kita.

Biarlah Roh Allah yang berada dan hidup dalam kita memampukan kita untuk dapat hidup seturut kehendak Allah. Janganlah cara dunia mempengaruhi cara hidup kita. Biarlah Firman Tuhan yang menjadi dasar dalam berpikir dan bertindak. Emosi dan perasaan kiranya tidak mendominasi hati kita dalam merespon situasi dan keberadaan yang kita hadapi. Sebab nilai kita bukan seperti nilai yang diberikan oleh dunia. Tetapi biarlah kita dapat melihat dan menilai seperti yang Allah kehendaki. Mungkin dengan cara hidup yang demikian kita akan dibenci dan dicemooh oleh dunia. Tetapi itulah salib yang harus kita pikul untuk itulah kita dipanggil Yesus untuk mengikutiNya dan menghadirkan kerajaanNya di mana pun kita berada. Amin

5. Doding Haleluya No. 12:3

Tonduy, daging uhur ampa gogohniin.
Ulang bai na sambor, sai Bamu ma in!
Ningon gok Bamu ma au hinopkopMu.
Ase saut martuah au jabolonMu.

6. Tonggo Ham Bapanami / Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.