Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 6 Agustus 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 6 Agustus 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 6 Agustus 2020

1. Nyanyian Kidung Pujian: “Terima kasih Tuhan”

T’rima kasih Tuhan untuk kasih setiaMu
Yang kualami dalam hidupku
Terima kasih Yesus, untuk kebaikanMu, sepanjang hidupku
Terima kasih Yesusku, buat anugerah yg Kau beri
S’bab hari ini, Tuhan adakan syukur bagiMu

2. Tonggo

3. Ayat Harian: 2 Raja-raja 4:43

Nini suruh-suruhanni ai ma mambalosi, “Naha ma parpangidangku on bani saratus halak?” Tapi nini ma, “Bere ma in hu bani sidea, ase mangan sidea, ai sonon do hata ni Jahowa, ʻManingon mangan do sidea, anjaha adong ope teba.ʼ”
Tetapi pelayannya itu berkata: “Bagaimanakah aku dapat menghidangkan ini di depan seratus orang?” Jawabnya: “Berikanlah kepada orang-orang itu, supaya mereka makan, sebab beginilah firman TUHAN: Orang akan makan, bahkan akan ada sisanya.”

4. Renungan

Jemaat Tuhan….
Bila kita membaca secara keseluruhan kitab 2 Raja-raja 4, maka kita akan melihat kehadiran Elisa (abdi Allah) dipakai Allah untuk memberikan jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi oleh orang yang ditemuinya. Diawali dengan memberikan jalan keluar kepada seorang janda yang kesulitan membayar hutang-hutangnya (ay 1-7), menghidupkan kembali seorang anak dari perempuan Sunem (ay 8-37), memberi makan orang Gilgal yang kelaparan (ay 38-41), dan nas kita adalah bagian saat Elisa sang abdi Allah didatangi seseorang dari Baal-Salisa membawa 20 roti jelai serta gandum untuk diberikan kepada seratus orang yang kelaparan pada saat itu.

Melihat dan berdasarkan perhitungan manusia, tentu bekal itu tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan 100 orang pada saat itu. Pasti ada banyak orang yang tidak mendapatkan makanan itu. Dalam situasi seperti ini, Elisa sang abdi Allah memperlihatkan totalitas imannya kepada Allah melalui firmanNya. Bahwa Allah berfirman, semua orang (100 orang) akan makan dan akan ada sisanya. Kuasa Allah melalui firmanNya, itulah yang diperlihatkan Elisa dalam situasi itu. Ketika banyak orang yang kelaparan, dan ketika bekal tidak mencukupi kebutuhan orang banyak, Elisa patuh, percaya secara penuh kepada firman Allah, bahwa semua orang akan makan dan masih ada sisanya (bd. Lukas 9:10-17). Elisa tidak mempertimbangkan banyaknya orang dengan sedikitnya bekal, dia hanya fokus kepada perintah dan firman Allah, maka diperolehlah jalan keluar, bahkan masih menyisakan makanan.

Jemaat Tuhan…
Bila saat ini kita hidup di masa era new normal pandemi covid 19, tentu banyak yang perlu diadaptasi, banyak hal yang berubah, bagaimana kita harus patuh menjalani hidup dengan protokol kesehatan, bagaimana anak-anak harus learning from home dengan sistem daring, bagaimana para orangtua mengeluhkan pengeluaran yang semakin bertambah karena harus memfasilitasi daringnya anak-anak, dan persoalan yang lain. Bahkan mungkin kita akan sampai kepada suatu tahap, bahwa kita merasa “kekurangan” di masa pandemi ini. Seperti apa yang dituliskan dalam renungan ini, keberimanan Elisa kepada kuasa firman Allah adalah hal yanng harus dihidupi, karena Allah akan memberi jalan keluar terhadap semua persoalan, hal itu juga yang akan kita lakukan sebagai abdi Allah (umat percaya), ketika kita dihampiri persoalan kekurangan, ternyata keberimanan, kepatuhan kita pada firman dan kuasa Allah, itulah yang akan memberi jalan keluar kepada kita. Mari jalani hidup bersama Allah, maka semua akan baik-baik saja. Amin.

5. Doding Haleluya No.132:3

Andohar ma holong ateihu sai tongtong bujur Bamu.
Age huja pe au sai hasomani au, sonang tumang.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.