Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Rabu, 19 Agustus 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Rabu, 19 Agustus 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Rabu, 19 Agustus 2020

1. Doding Haleluya No. 341:1 “Ari na Madear Tumang”

Ari na madear tumang lao marayakkon Tuhan in
Hubaritahon Ham Tuhan bujur au mandalankon in
Tuahkin ari in sanggah isasap dousangkin
Ai ipatalar dalankin janah iungkap uhurhin
Tuahkin ari in sanggah isasap dousangkin

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Lahoan ni Apostel 13:47

Ai sonon do itonahkon Tuhan in bennami: Hupajongjong do ho gabe panondang bani halak parbegu, ase iboan ho haluahon ronsi ujung ni tanoh on!
Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi!

4. Renungan

Sebagai orang percaya kita terpanggil untuk memberitakan Injil. Panggilan itu adalah kasih karunia Tuhan yang sudah menyelamatkan kita. Kita yang dahulu hidup di dalam kegelapan kini oleh darah Kristus membawa kita ke dalam terang. Sebagai terang dunia kita harus menjadi saksi Kristus yang adalah terang sejati. Tujuan bersaksi adalah membawa orang lain kepada terang sejati, yang artinya membuat orang lain menjadi percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima keselamatan.

Demikianlah yang menjadi misi Paulus di dalam pelayanannya. Keterpanggilannya sebagai seorang Rasul adalah kasih karunia Tuhan. Dia yang dahulu hidup di dalam kegelapan kini terpanggil menjadi terang bagi orang-orang yang belum mengenal Kristus.

Dalam perjalanan penginjilan Paulus bersama Barnabas, setibanya di Antiokhia di Pisidia mereka pun pergi ke rumah ibadat. Kesempatan itu dipakai untuk memberitakan Injil Kristus. Banyak orang yang menyambut Injil dan menjadi percaya. Namun ada juga di antara orang-orang Yahudi yang menjadi iri hati dan akhirnya menghujat dan membantah apa yang disampaikan oleh Paulus.

Tantangan itu tidak membuat Paulus mundur, justru dengan berani ia berkata di dalam ayat 47, “Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi”. Paulus percaya di dalam pemberitaannya tidak ada yang sia-sia, sebab Tuhanlah yang memanggil dan mengutusnya.

Keterpanggilan Paulus tentunya menjadi keterpanggilan kita juga sebagai orang yang hidup di dalam kasih karunia Tuhan. Tidak ada alasan untuk tidak bersaksi. Kita terpanggil untuk menjadi terang dan membawa terang bagi orang-orang yang ada di sekeliling kita. Sehingga nyatalah kemuliaan Allah di tengah-tengah dunia ini. Amin

5. Doding Haleluya No. 496:1 “Idilo Tuhan Naibatanta”

Idilo Tuhan Naibatanta, haganup kuriaNi in
Ase manjalo haluahon, nabinoban ni Kristus in
Tangihon ma dilo-diloNi, pateleng ham ma pinggolmu,
Ulang manosal holi dob ni, bai ujungni panorangmu

6. Tonggo Ham Bapanami/ Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.