Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 31 Agustus 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 31 Agustus 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 31 Agustus 2020

 

  1. Mandoding Hal no 9:1

Tuhan Naibata sai parorot Ham,

daging pakon tonduy nami in ma na pinindo nami

Sai pajorgit Ham ganup hanai on

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: 1 Musa 12 : 2

Hubahen pe ho gabe sada bangsa na banggal; Hupasu-pasu pe ho anjaha Hupabanggal goranmu, ase gabe pasu-pasu ho.

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

 

  1. Renungan

Visi GKPS menuju tahun 2030 adalah “Menjadi gereja pembawa berkat dan kepedulian.” Landasan firman sebagai acuan visi ini adalah ayat harian kita pada hari ini. Dalam ayat ini Allah berbicara kepada Abraham, memanggil dia untuk pergi ke tanah perjanjian dan Allah menjanjikan dia menjadi bangsa yang besar. Tentu Allah tahu siapa Abraham, sehingga Allah memilih dia untuk menjadi bangsa yang besar dan menjadi berkat bagi bangsa lainnya.

 

Apa yang Allah katakan kepada Abraham, saat itu belumlah menunjukkan tanda-tanda ke arah tersebut, namun kita membaca dalam kitab Kejadian ini bahwa Abraham menuruti perintah Allah dan itulah yang membuat dia disebut sebagai bapa orang percaya. Kita juga dapat mengatakan bahwa Abraham menjadi bapa dari bangsa yang besar karena kesetiaannya pada perintah Tuhan. Inilah yang perlu kita renungkan dan kita lakukan, bahwa mentaati perintah Tuhan bukanlah hal yang sia-sia.

 

Ketika Abraham patuh pada perintah Tuhan maka itulah yang membuat dia dapat merasakan pernyertaan Allah. Sejalan dengan itu, dia juga rasakan berkat Tuhan. Tentu Allah akan memberi berkatNya kepada orang yang setia kepadaNya. Karena itu menjadi perenungan bagi kita bahwa ketika kita mengharapkan berkat dari Tuhan maka kita harus setia pada firmanNya, setia pada perintahNya.

 

Perenungan berikut dari perikop ini adalah bahwa setiap orang yang hidup dalam Tuhan, tidak hidup untuk dirinya sendiri tetapi untuk sekitarnya, untuk dunia ini. Abraham dipanggil Tuhan, disertai Tuhan, agar dia menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Ketika kita sudah merasakan penyertaan Tuhan maka kita harus hadir menjadi berkat bagi orang lain. Termasuk di masa pandemi Covid-19 saat ini, mari kita beri hati kita dan apa yang ada pada kita agar bisa menjadi berkat bagi orang lain. Amen.

 

  1. Mandoding Hal no 496:3

Jumpahan ulih do ganupan na sirsir manangihon in

Na seng ongga marsidalian mambalosi Tuhanta in

Tangihon ma dilo-diloNi pateleng Ham ma pinggolmu

Ulang manosal holi dobni bai ujung ni panorangmu

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.