IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 14 September 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 14 September 2020

 

  1. Mandoding Hal no 236:1

Seng na tarhatahon haholongan ni

Uhur ni Tuhanta bai pardousa in

Pusok do uhurNi bani jolma in

Na so ra unduk bani Hata Ni in

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: 1 Musa 18 : 32

Ulang Ham manringis Tuhan halani marsahap ope ahu pitah sahali nari. Ra pitah sapuluh halak hansa jumpah ijai. Nini ma, ‘Lang ripaskonon-Ku sidea halani na sapuluh halak ai.’

Katanya: Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana? FirmanNya: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.

 

  1. Renungan

Kejahatan di Sodom dan Gomora ternyata telah membuat Allah sangat marah sehingga berencana untuk memusnahkan kota itu beserta seluruh isinya. Tentu kemarahan Allah ini mau menunjukkan bahwa Allah tidak menginginkan kejahatan merajalela dan berada di tanah yang sudah dijanjikan kepada Abraham. Di kota itu tinggal Lot bersama keluarganya.

 

Sebelum Allah menyampaikan rencana hukuman kepada Sodom dan Gomora, Allah telah lebih dahulu mempertegas janjiNya kepada Abraham untuk menjadi bangsa yang besar. Melalui utusannya Allah berbicara dan mengatakan kepada Abraham tentang Sara yang akan melahirkan anak dan selanjutnya menjadi bangsa yang besar. Hal ini tentu tidak sejalan dengan kemarahan Allah yang akan menghabiskan orang yang ada di Sodom dan Gomora, sehingga terjadilah dialog Allah dengan Abraham.

 

Ketika Allah mengatakan akan melenyapkan kedua kota itu maka Abraham mulai memohon untuk tidak memusnahkan jika terdapat lima puluh orang yang melakukan kebenaran. Lalu Abraham memohon kembali jika ternyata terdapat empat puluh lima yang melakukan kebenaran, lalu jika ternyata ada empat puluh, atau tiga puluh atau dua puluh dan terakhir jika ada sepuluh orang di kota itu yang melakukan kebenaran maka dia memohon agar Allah tidak melenyapkan kota itu.

 

Tentu Abraham juga mengetahui bahwa sulit menemukan orang benar di kedua kota itu, tetapi dia tetap berharap agar tetap ada yang diselamatkan. Ini mengajarkan kepada kita untuk tetap berpihak kepada kebenaran. Terlebih di masa yang serba tidak menentu saat ini kita diminta untuk tetap berharap agar orang yang melakukan kebenaran itu selalu dilindungi oleh Tuhan. Kita tidak ikut menghukum orang lain tapi memohon agar Allah menyelamatkan orang benar. Amen.

 

  1. Mandoding Hal no 353:1

Marsora do Tonduy ni Tuhanta in

Gati lang itangar itulak ham in

Sai tanda dousamu sopotkon homa

Holong do ateiNi isasap do in

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.