IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 15 Oktober 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 15 Oktober 2020

1. Doding Haleluya No. 362:1

Na loja ho bai goluhmin, ibahen hasunsahan in.
Sirsir do parsaranan in, kawahkon Tuhan Jesus in.
Sai sip, ungut-ungutmin pasoh,
Sai sip, ungut-ungutmin pasoh,
Sai sip ma ho, kawahkon Jesus in.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Pangungkabon 3:19

Ai sagala na huhaholongi, ai do hupinsang anjaha huajar. Ase pongkuthon ma, anjaha paubah ham ma uhurmu.
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah.

4. Renungan

Saat hidup diterpa berbagai masalah dan pergumulan biasanya kita langsung mencari ‘kambing hitam’ untuk dipersalahkan. Ada dua target yang sering kita jadikan terdakwa; kalau bukan orang lain ya Tuhan. Demikianlah tendensi manusiawi kita merespon penderitaan yang datang tanpa aba-aba dan sungguh menyesakkan jiwa.

Firman Tuhan saat ini mengingatkan kita bahwa penderitaan dan pergumulan kadang dengan sengaja dirancang Tuhan untuk tujuan yang baik atas hidup kita. Oleh karena itu kita diajarkan untuk selalu berpikir positif meskipun di tengah situasi kesesakan dan penuh tekanan. Dengan berpikir positiflah kita dapat memetik hikmah atas setiap penderitaan yang kita alami dalam hidup ini.

Hal ini jugalah yang Tuhan mau sampaikan kepada umatNya melalui nubuatan Yohanes dalam nas ini. Sebagai konsekuensi mengikut Yesus, hidup mereka harus mengalami banyak penderitaan dan tantangan yang tidak mudah. Situasi ini membuat banyak orang Kristen meragukan kasih dan kuasa Tuhan di dalam Yesus Kristus. Dalam kaitan ini Tuhan merespon dengan sebuah pernyataan yang sungguh menyejukkan hati. Setiap orang yang Tuhan kasihi memang sejatinya harus menghadapi ujian iman. Ujian itu dapat juga berupa penderitaan dan pergumulan yang berat. Dengan demikian bagi kita umat yang percaya, mestinya mampu melihat bahwa setiap pergumulan dan kesulitan yang kita hadapi adalah bukti kasih Tuhan yang sejati dalam hidup kita. Di sinilah perlunya kacamata iman agar kita tidak menjadi lemah atau menyalahkan orang lain saat kita harus menderita namun tetap percaya dan mengimani bahwa kasih Tuhan tetap melekat dalam hidup kita.

Kasih Tuhan akan menuntun kita kepada jalan yang benar, jalan yang bermuara kepada kemenangan yang kekal. Seperti yang Tuhan ingatkan dalam Wahyu 2:10c, “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” Itulah janji Tuhan bagi setiap orang yang setia dan taat meskipun di tengah badai pencobaan. Oleh sebab itu mari melihat penderitaan dan pergumulan bukan suatu hukuman melainkan suatu bentuk kasih yang ingin mendewasakan orang beriman. Semoga kita juga dimampukan. Amin.

5. Doding Haleluya No. 458:1

Bai ganupan sidalananmu in, Jesus ma baen hasomanmu.
Iparorot do ham tongtong ijin, ronsi ondos bai tujuanmu.
‘Ge daoh mahol sidalananmin, ulang ham mandolei ijin.
Seng boi sonto ham bahenonni in, asal Jesus baen hasomanmin.

6. Tonggo Ham Bapanami / Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.