Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 23 November 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 23 November 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 23 November 2020

 

  1. Mandoding Hal no 235:1

Na mungkab do surga ibaen aha do

Ibaen na roh Jesus mangungkab bamu

Ibaen na roh Jesus mangungkab bamu

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: Pangungkabon 3 : 3

Halani ai ingat ma aha na jinalomu anjaha aha na binogeimu, ramotkon ham ma ai, anjaha paubah uhurmu. Anggo lang ham puho, roh ma Ahu songon panangko, anjaha seng botohonmu panorangni, sadihari parrohKu bamu.

Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

 

  1. Renungan

Salah satu jemaat yang diingatkan dalam surat Wahyu ini adalah Sardis. Jemaat Sardis ini digambarkan sebagai orang-orang yang tidak semuanya melakukan pekerjaannya dengan baik. Memang disebut juga bahwa masih ada orang di Sardis yang masih baik, karena itu hidup mereka jangan lagi dicemarkan oleh hal-hal yang tidak baik.

 

Bagaimana caranya agar tetap dapat berjalan di jalan yang baik dan benar itu? Firman Tuhan mengatakan bahwa mereka harus tetap mengingat apa yang telah mereka dengar selaku orang beriman. Mengingat harus diikuti dengan mentaati firman itu dan hidup di dalam firman itu sehingga ada perubahan dalam kehidupan kita. Ini akan menuntun kita kepada pertobatan, dimana pertobatan itu diperlukan untuk menunjukkan ketaatan pada Tuhan dan meninggalkan cara dunia ini.

 

Kitab Wahyu ini tentu bukan hanya meminta pertobatan yang dapat ditunjukkan sesaat tetapi melainkan kepada pertobatan yang sempurna dalam arti tidak lagi mengikuti jalan dunia sampai kepada akhirnya. Kesetiaan pada Tuhan dan tidak berbalik lagi pada keinginan dunia ini harus dapat dibuktikan setiap saat karena kita tidak tahu kapan Tuhan akan datang. Kita sendaknya ditemui dalam keadaan setia ketika Tuhan datang. Karena kedatangan Tuhan digambarkan seperti pencuri yang datang tanpa diketahui oleh pemilik rumah.

 

Saat ini kita juga diminta untuk tetap berjaga dan tetap dalam kesetiaan yang teguh kepada Tuhan. Jika saat ini kita menjaga diri terhadap virus Corona yang kita tidak dapat deteksi penyebarannya, maka lebih dari itu kita harus tetap setia dan beriman kepada Tuhan di manapun dan kapanpun. Jangan kita sampai lenngah ketika Tuhan datang agar kita tampil sebagai pemenang.

 

  1. Mandoding Hal no 116:1

Na monang in do da use mangankon buah ni hayu hagoluhan in

Lang boi be idahonni hamagouan ge hamateian paduahon in

Ai Naibata ni hatundalanni mambaen langkah ni tongtong torang

Mambaen langkahni tongtong torang.

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.