Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 17 Desember 2020

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 17 Desember 2020

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 17 Desember 2020

1. Doding Haleluya No. 28:1+3 “Naha ma Panjalongku”

Naha ma panjalongku, Bamu o Tuhankin?
Naha panjumpahkonku, Bamu o Rajangkin?
Sondangi Ham uhurhu, na golap na bodoh, ai sihol bahenonku do hamegahon-Mu
Ai seng be dong na hurang pinasirsir-Mu on
Mambaen hubangku suang damei ni uhurhon
Marhoru pe uhurhu halani dousangkin, roh do Ham Sipagoluh pamalum uhurhin

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Matius 11:11

Sintong do na Huhatahon on bennima, humbani jolma, na itubuhkon humbani naboru, seng dong na bangkit banggalan marimbang si Johannes Pandidi, tapi halak sietekan pe ibagas Harajaon nagori atas, banggalan do ai hun bani.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

 

4. Renungan

Jemaat Tuhan…
Nas ini adalah pemaparan Yesus tentang Yohanes Pembaptis yang meliputi apresiasi sebagai pembuka jalan bagi Yesus. Di depan orang banyak dan para murid, Yesus menegaskan tentang posisi Yohannes Pembaptis yang pada saat itu berada di penjara. Yesus mengatakan bahwa Yohanes adalah seorang yang besar, dan tidak ada yang lebih besar dari pada Yohanes.

Di mana letak kebesaran Yohanes? Yohanes besar bahkan melebihi Musa, karena dialah yang mulai memberitakan Mesias dan ajaran Injil tentang penghapusan dosa bagi mereka yang benar-benar bertobat. Ia bukan Mesias namun ia diutus mendahuluiNya untuk menjadi utusanNya yang meluruskan dan mempersiapkan jalan bagi pengenalan Yesus Sang Mesias dan misiNya. Yohanes menjadi “yang terbesar” karena dia diberi hak istimewa oleh Tuhan untuk mengidentifikasi Sang Mesias dengan tanda-ilahi (Roh Kudus dalam rupa merpati) yang terlihat turun kepada sosok-fisiknya Yesus Sang Mesias.

Selanjutnya Yesus menyampaikan bahwa para murid/orang yang percaya kepada Yesus adalah orang yang akan menjadi warga Kerajaan Surga, yang “lebih besar” dari Yohanes Pembaptis. Karena Yohanes Pembaptis pelopor yang memulai dan mempersiapkan jalan bagi Sang Mesias, sehingga para murid yang percaya pada Yesus dapat menikmati jalan itu, dengan menjadi warga Kerajaan Surga. Alamat pemberitaan Injil yang dilakukan oleh Yohanes membuat pendengar injil menjadi besar, walaupun Yohanes yang melakukan dan memberitakan Injil itu adalah kecil. Artinya Yesus ingin menyampaikan bahwa hal yang dilakukan oleh Yohanes adalah sesuatu yang besar, memperkenalkan Mesias dan Kerajaan Surga, bukan memperkenalkan dirinya yang disebut Yesus pada kalimat sebelumnya adalah seseorang yang besar. Dan barangsiapa yang memercayai apa yang dikatakan Yohanes dalam pemberitaan Injil, maka dia akan menjadi besar, karena dia akan menjadi warga Kerajaan Surga.

Jemaat Tuhan…
Melalui nas ini ternyata kita dimintakan agar dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus harus mengandalkan iman kita untuk menerima keMesiasanNya. Sesuatu yang besar menanti kita kalau kita menerima Yesus adalah Mesias dengan menjalani hidup dalam konteks pertobatan, sehingga akhirnya kita mendapat kehormatan sebagai warga kerajaan Surga, selamat menjadi Warga Negara Kerajaan Allah. Amin.

5. Doding Haleluya No. 224: 1 “Sada do Hatundalanta”

Sada do hatundalanta, na matei in mangkopkop hita,
Tobusta do daroh-Ni in,
Jesus Ham do Tuhan nami, sai Ham ompungan ni hanami,
maharga bai uhur-Mu in.
Patorsa hanai on, Baen sangap-Mu tongtong,
sai sondangkon bohi-Mu in na basar in, bannami hasoman-Mu in.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.