Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 1 Februari 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 1 Februari 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 1 Februari 2021

 

  1. Mandoding Hal no 137:1,3

Sadokah Jesuskin mangkasomani au

Maporus holsoh-holsohkin sai Bani mando au

 

Sai ipatudu au bai hasonangan in

Iiring-iring Jesus au mardalan lao hujin

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: Lukas 5 : 32

Seng roh Ahu mandilo halak parpintor, tapi halak pardousa do, ase ipaubah uhurni.

Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.

 

  1. Renungan

Ketika Tuhan Yesus berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang yang dianggap berdosa, maka seketika itu juga orang Farisi dan ahli taurat bereaksi. Mereka tidak melihat apa sebenarnya yang terjadi dan langsung mengatakan bahwa tindakan Tuhan Yesus tidak benar. Padahal kita membaca dalam Injil Lukas ini bahwa Tuhan Yesus telah memanggil Lewi untuk mengikut Dia dan Lewi bersedia. Karena sukacitanya Lewi mengadakan perjamuan makan. Orang Farisi memang mengenal Lewi sebagai orang yang melakukan pekerjaan yang dianggap ‘kotor’ sehingga mereka langsung mengungkapkan keberatan mereka.

 

Dalam kehidupan di masyarakat kita juga sering menemukan suasana seperti yang disebutkan di atas. Sikap yang menghakimi dan menganggap orang lain tidak pantas hidup bersama dengan orang lain, merupakan sikap yang mirip dengan apa yang dilakukan orang Farisi dan ahli Taurat.  Hal ini tentu akan menyebabkan hubungan tetap menjadi tidak baik dan tidak memberi perubahan dalam kehidupan kita.

 

Tuhan Yesus memberi respons terhadap kekeliruan pandangan orang Farisi dan ahli Taurat tersebut. Pandangan yang menghakimi tersebut dikoreksi oleh Tuhan Yesus dengan mengatakan bahwa kehadiran Tuhan Yesus justru kepada orang berdosa. Yesus hadir untuk menyelamatkan orang yang jatuh dalam dosa bukan menghakimi mereka. Tuhan menginginkan agar mereka bertobat. Jadi kehadiran Tuhan Yesus adalah untuk membawa perubahan, khususnya perubahan dari hidup yang tidak benar atau jahat kepada kehidupan yang benar dan kudus.

 

Kini kita mempelajari bahwa kehadiran Yesus bukan mengajarkan agar kita menghakimi orang lain, tetapi untuk menerima orang lain sebagai saudara yang perlu diingatkan agar hidup dalam kebenaran. Kita bersyukur karena Tuhan Yesus juga ahdir bagi kita yang tidak sempurna ini, sehingga kita dimampukan untuk melihat kebenaran itu dan hidup di dalamnya. Terlebih di suasana yang masih belum kondusif saat ini karena Covid-19, mari kita tidak jatuh menghakimi orag lain tetapi saling menguatkan dan meneguhkan untuk hidup dalam kebenaran yang dari Tuhan.

 

  1. Mandoding Hal no 12:2 (O Jesus Panondang)

Sasap Ham dousangku ale Tuhankin

Halani darohMu na madurus in

Ulang lang uhurhu lanjar soh Bamu

Halani sahitMu pakon darohMu

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.