Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 4 Februari 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 4 Februari 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 4 Februari 2021

1. Doding Haleluya No. 248:2 “Huhaholongi Ham gogohku”

Huhaholongi Ham goluhku, ai Ham do hagoluhankin
Ningon tongtong Ham pujionku, au na sinondangan-Mu in
Holong mamitah uhurhin, Bamu o Jesuskin.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Lukas 15:6b

Marmalas ni uhur ma nasiam rap pakon ahu, halani jumpah ahu do biri-biringku na magou in.
Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.

4. Renungan

Jemaat Tuhan…
“Cinta tanpa kalkulasi”, agaknya setiap kita dapat menafsirkan apa arti dari kalimat tersebut. Bahwa ketika seseorang jatuh cinta dan mencintai orang lain, maka acap kali dia tidak mempunyai alasan untuk berkalkulasi, sejenak logika hitung-hitungannya terbang, dan dia mau dan mampu melakukan apapun demi yang dia cintai, karena realitanya pengorbanan dalam membuktikan cinta sering tanpa kalkulasi.
Apa yang dituliskan dalam nas hari ini adalah gambaran bagaimana Yesus sang Gembala Agung juga memperlihatkan cinta tanpa kalkulasi. Sang gembala sangat mengenal dan dekat dengan kawanan dombanya dan sebaliknya, kawanan domba juga kenal dan dekat dengan gembalanya, bahkan suara dari gembalanya juga mereka kenal dengan baik.

Sebegitu dekatnya hubungan antara gembala dan domba, sehingga tidak mengherankan bila seorang gembala merasa panik, galau, bila ada seekor dari dombanya tidak pada tempatnya (hilang, tersesat). Kepanikan dan kegalauan itu, didasari oleh cinta tanpa kalkulasi, menyebabkan sang gembala meninggalkan 99 ekor dombanya di padang rumput, demi mencari seekor domba yang tersesat. Sang gembala tidak memikirkan bagaiman nasib dari 99 ekor domba yang ditinggalkannya, karena baginya 1 ekor domba sama berartinya dengan 99 ekor domba. Sang gembala tidak hitung-hitungan untung rugi bila dia meninggalkan ke 99 ekor domba hanya untuk mencari 1 ekor domba. Sejenak setelah sang gembala menemukan domba yang hilang, betapa bersukacitanya dia, dan sukacita itu diluapkan melalui undangan kepada setiap orang agar dapat juga merasakan sukacitanya tersebut. Nas kita menuliskan “Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan”. Undangan untuk ikut bersukacita bahwa yang hilang telah kembali. Satu nyawa sangat berharga bagi sang gembala sehingga ia ingin merayakan sukacita ini bersama dengan yang lain.

Jemaat Tuhan…
Apa yang dikatakan nas kita hari ini adalah bahwa demikianlah kasih Yesus sang Gembala Agung pada kita. Kita sangat berharga di hadapanNya bahkan cintaNya kepada kita tanpa kalkulasi. Ketika seorangpun di antara umatNya tersesat, maka Dia akan mencari dan terus mencari sampai yang tersesat itu ditemukan. Satu nyawa sama berharganya dengan puluhan bahkan ratusan nyawa, karena kasih Yesus kepada kita tidak ditentukan oleh jumlah, tetapi didasarkan pada pengorbanan yang tanpa kalkulasi.

Adalah sebuah sukacita bagiNya, bila yang tersesat ditemukan, yang telah berbuat dosa kembali kepadaNya. Apa yang dilakukan Yesus dengan mempersembahkan hidupNya demi keselamatan kita adalah realita cinta tanpa kalkulasi, Dia tidak ingin kita hilang, tersesat, dan tetap hidup dalam dosa, maka berbahagialah kita yang dikasihiNya dan yang selalu dicariNya, dan berbahagialah kita yang ditemukanNya. Amin.

5. Doding Haleluya No: 129:1+3 “Ai jumpah ahu na holong atei”

Ai jumpah au, na holong atei, au na tarbuang in hinan
Jesus Tuhan, parholong atei hubangku na kahou hinan
Nuan hutanda Tuhankin, parholong atei banggal in
parholong atei banggal in.

Ai holong ni atei do hansa, sipangunsagahonkon in
Sipujionku do Jahowa dob roh na papangkeihon in
Tongtong malas do uhurhin, mamuji holong atei in
mamuji holong atei in.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.