Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Kamis, 15 April 2021
14/04/2021 TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Kamis, 15 April 2021

1. Doding Haleluya No. 115: 1+5 “Sadokah ho i tanoh on”

Sadokah ho i tanoh on, papintor uhurmin
Padingat-dingat ma tongtong nidok ni Tuhanmin

Sai tiru Tuhan Jesus in, na roh mangkopkop ho
Pambaen-Ni ge hataNi-in hagoluhanmu do.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Lukas 12:35

Sai margondit ma binongeinima anjaha gara ma lampunima.
Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

4. Renungan

Jemaat Tuhan…
Ungkapan “Persiapan yang matang adalah kunci keberhasilan” mengandung pesan bahwa keberhasilan suatu pekerjaan seyogianya ditentukan dengan seberapa matangnya persiapan dilakukan, karena semakin matang persiapan seseorang, maka semakin besar kemungkinan baginya untuk memeroleh keberhasilan.

Hal itu juga disampaikan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya, bahwa para murid seharusnya melakukan persiapan yang matang dalam menantikan kedatangan Yesus kedua kalinya. Melalui perumpamaan ini, Yesus berpesan bahwa ada hal yang harus mereka lakukan, sama seperti seorang hamba yang menantikan kepulangan tuannya dari pesta perkawinan. Kepulangan tuan dengan waktu yang tidak ditentukan, membuat hamba menanti dengan ketidakpastian akan kedatangan sang tuan, tapi justru pada saat itu teruji kepatuhan, ketaatan dan kesiapsiagaan hamba dalam menanti tuannya.

Salah satu persiapan seorang hamba yang menantikan tuannya adalah dengan cara “pinggang yang tetap berikat dan pelita yang tetap menyala.” Kedua sikap ini adalah gambaran seorang hamba yang siap melayani. Jenis pakaian hamba dalam konteks saat itu adalah memakai jubah luar dengan panjang semata kaki, kondisi itu akan menyulitkan seorang hamba untuk bergerak dan melakukan sesuatu, seorang hamba yang siap sedia untuk melakukan sesuatu sepatutnya mengikat jubah luarnya dengan tali, sehingga pergerakan bisa dilakukan dengan leluasa dan bebas, juga dengan pelita yang tetap menyala (biasanya saat orang tidur, maka pelitanya akan dipadamkan, pelita yang tetap menyala menggambarkan seseorang yang tidak tidur, tetap terjaga), hal itu akan memudahkan bagi seorang hamba untuk melayani tuannya (tidak membutuhkan waktu untuk mengikat jubah dan menyalakan pelita). Ini adalah 2 persiapan yang matang, sehingga seorang hamba akan siap dan berhasil dalam memperlihatkan ketaatan melayani tuannya.

Jemaat Tuhan..
Saat ini konteks nas ini tentu masih relevan dalam kehidupan kita, bahwa setiap kita diminta untuk tetap mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Persiapan yang matang akan menghantarkan kita pada pertemuan dengan Yesus saat Dia datang kedua kalinya. Hal konkrit dalam mempersiapkan diri adalah dengan tetap taat dan siap secara rohani dalam menantikan kedatangan-Nya. Dengan waktu yang tidak dapat ditentukan agaknya ini menjadi tantangan tersendiri untuk tetap siap siaga, tetapi justru dalam situasi seperti itu, setiap orang percaya teruji kepatuhan dan ketaatannya kepada Yesus, sehingga menjadi orang yang teruji akan menikmati keberhasilannya saat Dia datang kembali. Amin.

5. Nyanyian Kidung Jemaat No: 425:1 “Kirimlah Pelita Injili”

Berkumandang suara dari seberang, “Kirimlah cahyamu!”
Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “Kirimlah cahyamu!”
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.
Kirimlah pelita Injili menyentak yang terlelap.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS

Comments are closed
**