Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin 21 Juni 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin 21 Juni 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 21 Juni 2021

 

  1. Mandoding Hal no 113:1

Asal rap ampakon Tuhan Jesus au

Sadokahni mangiankon tanoh hasunsahan au

Sonang do uhurhu ai hubotoh Jesus hasomanku

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: Jeremia 29 : 11

Ai hubotoh do  torang sura-surangku pasal hanima, nini Jahowa, ai ma sura-sura hadearon, sedo hamagouan, laho pasirsirhon bannima parsaud ni na niarapkon nima.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

 

  1. Renungan

Ketika bangsa Israel dibuang ke Babel, ada banyak tanggapan yang terlontar, seperti ungkapan bahwa Allah tidak lagi mengasihi umatNya atau menghukung bangsa Israel untuk selamanya atau Allah sudah berpihak kepada bangsa lain. Tentu pandangan seperti itu bisa dipahami, karena bangsa Israel akhirnya berstatus sebagai tawanan atau orang buangan di negeri Babel.

 

Dalam surat nabi Yeremia yang dikirimkan kepada mereka yang sudah berada di pembuangan, ingin ditegaskan bahwa status mereka sebagai orang yang berada di negeri pembuangan tetap sebagai umat Allah. Meskipun mereka tidak lagi di sekitar pusat peribadatan Yerusalem, bukan berarti bahwa mereka menjadi asing di mata Tuhan. Itu sebabnya dalam surat nabi Yeremia ini kepada mereka, ditegaskan agar keberadaan mereka di negeri Babel harus juga tetap mencerminkan status sebagai umat Allah yang memiliki nilai yang berbeda dari bangsa-bangsa lain.

 

Memang tidak gampang untuk hidup di negeri orang lain dengan status sebagai orang yang ditaklukkan, namun firman Tuhan hari ini memberi penguatan kepada mereka bahwa Allah tidak salah bertindak meskipun mereka harus mengalami masa yang tidak menyenangkan. Allah tidak pernah berencana untuk membinasakan mereka atau memusnahkan mereka, tetapi Allah mau dengan caraNya agar mereka menjadi lebih baik, rancangan damai sejahtera yang dilakukan Allah kepada mereka.

 

Pergumulan hidup kita saat ini juga mungkin pernah dipenuhi dengan pertanyaann yang mirip dengan keadaan seperti disebut di atas. Namun penegasan firman Tuhan hari ini adalah, ketika kita disebut sebagi anak Allah, yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah mencelakakan kita. Saat suasana yang tidak menyenangkan terjadi pada diri kita, kita tetap yakin bahwa Allah tetap akan berada di pihak kita dan akan memberikan kepada kita kesejahteraan, karena memang Allah memberi hari depan yang penuh harapan bagi kita.

 

  1. Mandoding Hal no 271:1

Naibatangku hasomanku bai arian borngin pe

Ipatorsa do langkahku ase tahan au hape

Sai tenger do uhurhin Naibata hasomankin

Sadokah dokahni in

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS