Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Sabtu, 26 Juni 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Sabtu, 26 Juni 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Sabtu 26 Juni 2021

1. Doding Haleluya No. 303:1

Na Pansing, Na Pansing Tuhan parkuasa
Ari on hanami mamuji Naibata
Na Pansing, Na Pansing janah marjumbalang
Sitolu sada na sangap tumang.

2. Tonggo

3. Ayat harian: Psalmen 138:7

Mardalan pe ahu itongah-tongah ni hasosakan, Ham do na pagoluh ahu; iolatkon Ham do tanganmu dompak gila ni munsuhku, anjaha ipaluah Ham do ahu marhitei tanganmu siamun.
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

4. Renungan

Kenapa kita sering tidak konsisten dalam mengucap syukur? Bisa jadi karena kadang-kadang kita bersyukur, tapi kita lebih sering bersungut-sungut. Bangsa Israel dalam perjalanan di padang gurun lebih banyak dipenuhi keluhan dan ketidakpuasan daripada bersyukur kepada Tuhan. Ini memperlihatkan ketidakpercayaan mereka kepada Tuhan.

Pemazmur yakni Daud mengajak kita untuk mengucap syukur kepada Tuhan, Ia bersyukur kepada Tuhan bukan karena Tuhan memberikan kebutuhan hidup sesaat. Tetapi karena ia melihat kasih karunia yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Ketika ia sudah menjadi raja, banyak musuh-musuh yang mau mencelakainya. Tidak terpengaruh kekuatan allah lain, bagi Raja Daud itu tidak berarti baginya. Ia hanya bersandar kepada Tuhan. Janji dan kasih setia Tuhan telah dibuktikan dengan setia menjawab doa dan memberikan kekuatan (ay.3).

Selanjutnya, ucapan syukurnya dibangun oleh kesadaran bahwa semua orang, termasuk raja-raja, telah mendengar janji ketetapan firman-Nya dan jalan-jalan-Nya. Kemuliaan Tuhan atas janji dan jalan-Nya telah ditunjukkan dengan kehadiran-Nya bagi orang yang hina dan ketidak-hadiran-Nya di tengah orang yang sombong (ay.4-6). Ucapan syukurnya juga dibangun oleh ingatannya atas keberpihakan Tuhan dalam mempertahankan hidupnya yaitu pertolongan Tuhan saat ia diserang musuh (ay.7).

Bagaimana dengan kita di masa pandemi covid-19 ini, apakah tetap mengingat untuk mengucap syukur? Tekanan hidup datang bertubi-tubi dalam pekerjaan, rumah tangga atau kebutuhan hidup yang tidak terpenuhi. Tetapi biarlah kita tetap menyandarkan diri kepada Tuhan yang setia, yang telah dan akan tetap memelihara kita. Kita dapat belajar dari raja Daud untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Karena kita percaya bahwa kasih setia Tuhan melalui Yesus Kristus memberikan keselamatan bagi kita, kini sampai selama-lamanya. Amin.

5. Doding Haleluya No. 442:1

Bai pardalananni goluhku, ningon do Jesus ilambungku
Golap do tong huidah ge siang ni ari
Anggo lang Jesus ilambungku manondangi
Ai hataMu Tuhan, panondang na totap
Lao manondangi uhur na golap.
Megah mardalan au, hinsah tunggung jagar
Ai Ham manogu au bai dalan na lihar.

6. Tonggo Ham Bapanami / Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS