Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 5 Juli 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin, 5 Juli 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 5 Juli 2021

 

  1. Mandoding Hal no 113:1

Asal rap ampakon Tuhan Jesus au

Sadokahni mangiankon tanoh hasunsahan au

Sonang do uhurhu ai hubotoh Jesus hasomanku

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: Psalmen 19 : 14

Sai harosuhkon Ham ma hata ni pamanganku ampa pamingkir-mingkirion ni uhurhu, Ham Jahowa, batar-batarhu ampa sipaluah ahu.

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya Tuhan, gunung batuku dan penebusku.

 

  1. Renungan

Setiap orang menginginkan suasana yang indah, yang menyenangkan dan menyejukkan. Sehingga setiap orang berharap mendengar berita baik, berita yang menggembirakan dari sahabat, keluarga dan orang yang ada di sekitarnya, bahkan jika memungkinkan berita di televisi, radio atau koran pun juga menyampaikan hal yang sama. Itulah keinginan kita. Namun faktanya tidak seperti itu. Ada saja yang memprovokasi, atau menyebar berita bohong, atau berita yang mengkuatirkan.

 

Tentu kita sebagai orang beriman diharapkan untuk siap dan mampu menerima berita yang tidak menyenangkan. Kita diminta untuk tidak langsung jatuh atau menyerah ketika mendengar hal-hal yang kurang baik. Kita harus bisa mendengar, dan menyaring, serta mengambil sikap atas semua yang kita dengar. Memang hal ini tidak gampang, tetapi kita yakin Tuhan akan menguatkan kita sehingga ketika yang kita dengar itu hanya berita bohong, kita bisa tetap berdiri tegak, atau ketika berita itu sungguh mengganggu maka kita akan meminta kekuatan dari Tuhan.

 

Firman hari ini mengingatkan kita agar kita yang hidup di dalam Tuhan yang sudah melihat dan merasakan karya Tuhan melalui ciptaanNya serta yang mengetahui peraturan atau titahNya, kita diminta untuk tidak menjadi pembawa berita yang tidak baik atau yang menyesatkan. Tentu apa yang kita katakan dan apa yang kita rancang dalam hati kita bukan hanya ditujukan kepada orang yang ada di sekitar kita tetapi juga diketahui oleh Tuhan. Karena itu kita, seperti raja Daud meminta dalam Mazmur ini, agar Tuhan berkenan kepada ucapan mulut dan renungan hati kita.

 

Di masa pandemi yang belum berakhir saat ini, kita juga memohon kepada Tuhan agar Tuhan berkenan terhadap apa yang kita katakan dan kita pikirkan. Kita hadir sebagai pembawa suasana yang Tuhan inginkan sehingga ucapan kita atau kata-kata yang kita bagikan kepada orang lain memang betul-betul sebagai kata-kata yang berkenan kepada Tuhan, sehingga kehadiran kita dapat membawa suasana yang menyenangkan dan membangkitkan semangat serta daya tahan bagi tubuh saudara-saudara kita. Biarlah Tuhan memakai kita untuk menyampaikan pengharapan kepada sesama kita.

 

  1. Mandoding Hal no 258:3

Sura-sura ni uhurta pangarapan na talup

Ronsi ganup pingkiranta bai Tuhanta in ganup

Sai pararat ma hataNi bai na so porsaya in

Atap ra ope mardamei ganup na mangengkar in

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS