Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin 1 November 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Senin 1 November 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS

Senin, 1 November 2021

 

  1. Mandoding Hal no 351:4 (i atas ni onjolan)

Bai ganup parlajouan ge sitaronon in

Tongtong ma mangarapkon damei ni Tuhan in

Se boi ma ham mangidah torang janah sonang

Na monang do kuria bai haganupan in

 

  1. Tonggo

 

  1. Ayat Harian: 2 Timoteus 2 : 24

Seng patut paringor-ingor anggo juakjuak ni Tuhan in, tapi parbasar do dompak haganup, pandei mangajari, sabar manaron na jahat.

Sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar.

 

  1. Renungan

Pada satu sisi kita membaca surat rasul Paulus kepada Timotius ini sebagai suatu proses kaderisasi. Paulus yang sudah menjalankan tugas misinya dan sudah bertambah usianya memerlukan seseorang yang muda untuk meneruskan tugas itu. Sehingga Paulus dalam kebersamaan dengan Timoteus berupaya untuk mempersiapkannya menjadi pengikut Kristus yang setia dalam menggembalakan jemaat dengan baik.

 

Tentu di sisi lain kita juga mengakui bahwa firman Tuhan ini berlaku bagi setiap pengikut Kristus. Setiap orang seharusnyalah menjalani hidupnya dengan baik dan penuh tanggung jawab sehigga ada pertumbuhan yang baik dalam dirinya dan dalam diri orang lain yang bersama dengan dia. Dalam hidup ini kita menghadapi banyak hal yang membuat hati bersuka tetapi kita juga menghadapi tantangan atau tekanan. Namun kita harus tetap menunjukkan siapa kita dalam semua situasi tersebut.

 

Dalam firman Tuhan hari ini kita diingatkan untuk bisa tetap hadir dalam kehidupan kita sebagai hamba Tuhan. Sebaai orang beriman tentu kita memiliki tanggung jawab untuk tetap menciptakan suasana yang damai dan penuh dengan sukacita. Hal ini bisa kita alami ketika kita tidak memberi diri kita terhadap perbuatan yang jahat. Diajarkan kepada kita untuk tidak bertengkar, sebab pertengkaran itu muncul karena hal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Kita tidak memberi diri kita untuk hal-hal yang tidak berguna tersebut.

 

Di samping itu kita juga diminta untuk bersikap ramah kepada orang lain. Hal itu akan sejalan dengan panggilan untuk mengajarkan firman dan kebaikan kepada orang lain. Dan pada akhirnya disebutkan agar kita sabar menghadapi berbagai hal yang akan memampukan kita tetap menunjukkan keberadaan kita sebagai pengikut Kristus yang sabar meskipun menghadapi cercaan dan hukuman. Inilah cara yang bisa kita tunjukkan dalam memperlihatkan jati diri kita sebagai orang beriman.

 

  1. Mandoding Hal no 453:1

Pitah Ham Tuhan hatundalan na toguh

Humbai ganup paruntolon na i tanoh on

Bani haganup pardalanan pitah Ham panjaga na gogoh

Ondos ma Tuhan hanai on nuan se torsa sadokah goluh on

 

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa kami

 

Departemen Persekutuan GKPS