Jl. Pdt. J. Wismar Saragih Pematangsiantar
+62622 23676
info@gkps.or.id

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Rabu, 17 November 2021

GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN

IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Rabu, 17 November 2021

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Rabu, 17 November 2021

1. Doding Haleluya No.490:1

Sonang rapkon Jesus in, rapkon Jesus tongtong, rapkon Jesus tongtong,
Ia Panondang bai na golap in, Rap Jesus daoh biar ijin.
Baritahon Jesus in, pakon hasintonganNin,
janah ulang mabiar ham ijin.
Baritahon Jesus in, pakon hasintonganNin, janah ulang mabiar Ham ijin.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Podah 29:25

Biar dompak jolma mambahen hona siding, tapi hona ondingan do na martenger ni uhur bani Jahowa.
Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi.

4. Renungan

Jika kita perhatikan dalam hidup ini terkadang kita hidup dan bekerja dengan ketakutan besar pada penilaian orang lain terhadap diri kita. Sebagian orang ada yang takut ditolak oleh kelompok sosialitanya karena tidak seperti yang diharapkan oleh mereka; ada seorang pemimpin memiliki rasa takut jika orang lain berhenti mempercainya karena perbuatannya yang buruk diketahui oleh orang banyak; atau ada seorang pendeta memiliki rasa takut jika orang lain menolaknya karena menganggap bahwa ia tidak pantas untuk menjadi seorang pendeta, mungkin disebabkan kurangnya pengalaman. Di lain pihak seseorang akan bersikap berbeda terhadap orang yang memiliki kuasa dan pengaruh, sebagian orang terkadang hanya diam atau manggut-manggut mendengar kebijakan pemimpin tersebut walaupun kebijakan yang ada sepertinya salah, namun kita diam demi sesuatu yang menguntungkan. Serta masih banyak lagi ketakutan-ketakutan terhadap penilaian orang lain tentang diri kita sendiri. Demikianlah realita kehidupan, terkadang kita lebih malu dan takut di hadapan sesama manusia daripada malu dan takut di hadapan Tuhan.

Nas hari ini adalah sebuah ajakan bagi kita. Kita didorong untuk takut dan bergantung pada kuasa Allah, dibandingkan takut dan bergantung pada kuasa manusia. Karena manusia memang tidak dapat diharapkan. Sebab pengharapan kepada manusia hanyalah mendatangkan kekecewaan. Sebagai contoh, ketika kita sedang di dalam penderitaan, tidak berdaya dan berharap kepada orang-orang yang menurut pendapat kita bisa menolong, melindungi dan memberikan solusi, jalan keluar namun pada kenyataannya mereka tidak menolong kita, mereka tidak berbuat apa-apa. Sehingga kita kecewa.

Tuhan tidak berbuat demikian. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan dan menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan dan jawaban dari pergumulan, akan merasakan bahwa ia dilindungi oleh Tuhan. Tuhan akan diposisikan pada tempat yang tinggi, mengatasi kuasa manusia dan mengatasi rasa takut terhadap segala kuasa yang ada di dunia ini. Maka orang yang berpengharapan kepada Tuhan akan dimampukan untuk menghadapi tantangan hidup. Sebab Allah yang kita sembah adalah Allah yang mengasihi kita dan Allah yang peduli terhadap segala persoalan kita. Ia adalah Allah yang memiliki kasih yang mulia dan agung. KasihNya rela dibagikan bukan untuk orang yang baik dan benar namun untuk orang berdosa (Yohanes 3:16), sehingga setiap orang yang percaya dan berharap padaNya diselamatkan. Amin.

5. Doding Haleluya No. 319:1

Ningon Jesus hasomanku pitah ahu kahou do
Rapkon Jesus boi au monang talu munsuhkin ganup
Seng mabiar au ijin Jesus do hasomankin
Sai irikkononku Jesus balosanku mando in

6. Tonggo Ham Bapanami/ Doa Bapa kami

Departemen Persekutuan GKPS