IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Selasa, 1 Februari 2022

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Selasa, 1 Februari 2022

1. Mandoding Haleluya No. 364:1
Hubogei Tuhankin, na roh mandilo au:
“Marhiteihonni daroh-Kin, goluhmu boi sonang.”
Sai manrogop au roh manombah Ham.
Sai papansing Ham ma au, marhitei daroh-Mu.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Heber 4:16
“Ase marhinsah ni uhur ma hita marayak paratas idop ni uhur ai, ase dapotan parontou ampa idop ni uhur hita bahen pangurupion bani panorang haporluanni.”

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.”

4. Renungan
Panggilan dari nas hari ini kepada kita adalah agar kita senantiasa menghampiri takhta kasih karunia Allah di dalam doa dengan penuh keyakinan dan percaya diri agar kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan kita pada waktunya. Untuk itu kita harus selalu mengingatkan diri kita setiap hari tentang hal ini dan jangan pernah melupakan bahwa Allah kita adalah Allah segala sesuatu, bahkan Allah dari segala yang tidak mungkin bagi manusia. Tidak ada sesuatu yang terlalu sulit atau sukar bagi-Nya. Dalam kitab Yeremia 32:27 Allah berkata, “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?” Tuhan Allah kita pada hari ini menyatakan kepada kita bahwa Dialah yang menjadi “Pertolongan” kita pada saat atau waktu yang kita butuhkan. Oleh karena itu, “jika” kita datang kepada-Nya, Allah berjanji bahwa kita akan menemukan dan menerima rahmat dan kasih karunia di takhta-Nya.

Apakah kita sedang mencari damai di tengah-tengah dunia yang dipenuhi kekacauan, ketidakpastian dan kebingungan saat ini? Datanglah dengan penuh keberanian kepada takhta kasih karunia Allah. Apakah kita menginginkan kasih cinta dan pengharapan dalam hidup kita? Datanglah dengan penuh keyakinan kepada takhta Allah dalam doa. Kata-kata ini harus tetap kita yakini dan harus selalu bergema di telinga dan hati kita setiap waktu. Ingatlah bahwa ketika kita menderita, maka musuh (si jahat) seringkali datang untuk menggoda kita dengan pikiran yang bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. Dengan itu si Iblis berusaha meyakinkan kita bahwa, “Allah tidak peduli terhadap kita dan oleh karena itulah kita menderita dan Allah tidak dan belum menjawab serta tidak akan menjawab doa kita. Karena itu, tidak ada gunanya kita berdoa karena hal itu adalah sia-sia.” Ketahuilah bahwa Iblis adalah pembohong besar. Maka tetaplah berdoa dan percayakanlah dirimu senantiasa kepada Allah. Pada waktu yang tepat dan yang telah ditentukan, Allah akan menjawab. Ia berjanji dalam nas ini bahwa jika kita datang dalam doa “kita akan menerima rahmat dan kasih karunia yang kita butuhkan dalam hidup.” Maka tetaplah berdoa. Sekarang bukan waktunya bagi orang percaya untuk takut, tetapi adalah waktu dan saat untuk datang kepada Allah dalam doa.

Apakah kita butuh pertolongan hari ini? Bawalah permohonanmu kepada takhta Allah di dalam doa karena di sanalah tempat di mana rahmat dan kasih karunia menanti kita pada hari ini. Tuhan memberkati. Amin.

5. Mandoding Haleluya No. 237:1+3
Roh ham bai Jesus, roh ham botul, tangar hata-Ni jalo bujur.
Na roh do Jesus pagoluh ham, asal porsaya ham.
Malas do uhurta in use, ai borsih hun bani dousa pe;
Sai roh ma hita hu surga in, ai sonang do ijin.

Roh ham bai Jesus, papodas ma, ai seng ra Ia manulak ham;
Parholong atei do Jesus in, tenger ma uhurmu;
Malas do uhurta in use, ai borsih hun bani dousa pe;
Sai roh ma hita hu surga in, ai sonang do ijin.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 31 Januari 2022 — 12:55