IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Selasa, 22 Februari 2022

1. Mandoding Haleluya No. 343:1-2
Banggal tumang do holong-Mu, pabayu goluhkon,
nadoyuk kahou magou ahu, hape maluah do.

Dob hutandai diringkin, megah ma uhurhin.
Salosei hape utangkin, ibaen layak-Ni in.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Markus 5:19
“Tapi seng ipalopas, tapi ihatahon ma hubani, “Mulak ma ho hu rumahmu, hubani diha-dihamu! Patugah ma bani sidea, buei ni na binahen ni Tuhan in bam, ampa pangidopiNi bam”

“Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: “Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!”

4. Renungan
Apakah yang telah diperbuat Yesus bagi kita? Apakah kita merasakan, mengimani, dan tetap mengingatnya sepanjang hidup kita? Nas hari ini mengingatkan dan mengatakan agar kita memberitahukan kepada semua orang tentang apa yang telah diperbuat Yesus bagi kita. Tidak hanya kepada seseorang atau kelompok orang, tetapi kepada semua orang. Beritahukanlah kepada orang-orang yang kamu jumpai, kepada sahabat, dan juga kepada keluargamu.

Orang yang telah dibebaskan Yesus dari belenggu roh jahat dalam nas kita, ingin bergabung mengikut Yesus dan murid-murid-Nya, namun Yesus mengatakan padanya untuk tetap tinggal dan pulang ke rumahnya, serta memberitahukan tentang apa yang telah ia alami kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya. Di sini Yesus menginginkan agar setiap orang yang telah mengalami kasih dan kuasa-Nya, secara spontan memberitakan perbuatan ajaib tersebut kepada semua orang, tanpa menunggu atau menunda harus ada panggung terlebih dahulu, atau harus ada syarat-syarat tertentu yang dipenuhi, namun harus secara spontan dan langsung menjadi saksi. Seringkali kita melihat apa yang dikerjakan orang dan berpikir bahwa kalau kita diberi kesempatan maka kita juga dapat melakukan hal yang sama, bahkan lebih hebat dari mereka. Yesus tidak menginginkan hal seperti itu, dan apa yang telah diperbuat Yesus bagi kita bukanlah suatu hal yang tujuannya untuk kebesaran kita, untuk menjadikan kita lebih daripada orang lain, tetapi untuk diberitakan dan disaksikan kepada orang-orang, baik itu diminta atau tidak diminta demi kemuliaan Tuhan. Allah menginginkan kita menjadi saksi bagi-Nya di manapun kita berada. Ada orang-orang yang butuh untuk mendengarkan kesaksian kita tentang kasih dan perbuatan Tuhan, supaya mereka juga dikuatkan dan percaya kepada Yesus seperti kita. Mereka membutuhkan cerita tentang apa yang telah diperbuat Allah bagi kita dan bagaimana Ia telah mengubah hidup kita agar mereka juga dapat mengalami apa yang telah kita alami.

Daripada menunggu-nunggu kesempatan yang tepat atau momen yang besar untuk memberitakan perbuatan Tuhan, menunggu follower yang banyak dulu di media sosial baru mau bercerita, lebih baik kita membagikan pengalaman kita bersama Yesus secara langsung dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Sahabat dan keluarga serta orang-orang di sekitar kita memerlukan Yesus dalam kehidupannya. Mereka butuh untuk mendengarkan dan mengetahui apa yang telah dilakukan Yesus ribuan tahun yang lalu dan apa yang telah diperbuat-Nya bagimu kemarin dan hari ini agar hal serupa juga dapat mereka alami dan rasakan seperti yang kita rasakan. Rumah, keluarga, dan lingkungan adalah lapangan misi bagi kita. Mungkin ada kalanya justru tempat-tempat seperti itulah tempat yang paling sulit dan menantang bagi kita, namun ke sanalah Allah memanggil dan mengutus kita untuk membagikan kasih-Nya yang Maha Agung. Amin.

5. Mandoding Haleluya No. 381:1-2
Ringgas au pararatkon, Hata ni Tuhan in,
ronsi hasangapon-Ni, ‘ge holong uhurNin.
Ambilan siharganan, Hata ni Tuhan in,
pasonang paruhuran ampakon tonduy in.
Tongtong do marmulia barita ni Tuhanta
sai lambin tarambilan Goranni Tuhan in.

Ringgas au mangkatahon Hata ni Tuhan in,
buei do halonganan hun bani na hinan.
Dihut ma au marulih bai hasonangan in,
janah huhaporluhon mangambilankon in.
Tongtong do marmulia barita ni Tuhanta
sai lambin tarambilan Goranni Tuhan in.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 21 Februari 2022 — 13:12