IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Sabtu, 12 Maret 2022

1. Mandoding Haleluya No. 341:1
Ari na madear tumang lao marayakkon Tuhan in.
Hubaritahon Ham Tuhan bujur au mandalankon in.
Tuahkin ari in sanggah isasap dousangkin.
Ai ipatalar dalankin janah iungkap uhurhin.
Tuahkin ari in sanggah isasap dousangkin.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: Markus 10:26-27
“Jadi lambin longang ma sidea, nini sidea ma samah sidea, “Ise ma, anggo sonai, boi maluah?” Ikawahkon Jesus ma sidea, lanjar nini ma, “Seng boi ai bani jolma, tapi bani Naibata boi do! Ai haganup do tarbahen Naibata.”

“Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?” Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

 

4. Renungan
Jemaat Tuhan,
ada sebagian syair nyanyian rohani demikian, “Bagi Tuhan tak ada yang mustahil, bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin.” Kalimat tersebut berkaitan dengan kata-kata Yesus pada nas harian kita di atas. Ia mengatakan itu ketika seorang yang kaya raya yang saleh, yang mau menyumbang buat rumah ibadah, bersedekah untuk fakir miskin. Tetapi satu kekurangannya, ia masih terikat dengan kekayaannya. Hartanya adalah pegangan hidupnya. Hal itu terbukti dari ketidaksiapannya melepaskan kendalinya atas harta yang ia miliki. Harta bagi orang kaya itu adalah berhalanya. Dalam hati orang kaya ini tahu ada yang kurang dalam hidupnya, maka ia mencari Tuhan Yesus. Tetapi ia tidak mau mengakui bahwa kekurangannya adalah ia sedang diperbudak harta. Seandainya ia bersedia melepas harta, dan memilih mengikut Tuhan Yesus, masalahnya akan selesai. Bukan hanya ia tidak lagi diperbudak harta, tetapi ia akan menjadi merdeka dari ikatan duniawi.

Jemaat Tuhan,
dengan kekuatan sendiri tidak akan ada orang yang sanggup melepas harta sebagai pegangan hidup dan mengikut Tuhan sepenuhnya. Tetapi hanya oleh anugerah Tuhan menyanggupkan kita melepas harta dan mengikut Tuhan Yesus. Mungkin berhala anda bukan harta tetapi takhta, atau kuasa atau yang lainnya. Suatu kekeliruan besar jika anda harus mempertahankan itu agar anda selamat. Semakin anda mempertahankan itu semua, semakin hal itu membelenggu anda. Untuk kita bisa merdeka dari semua itu adalah dengan berseru memanggil nama-Nya. Karena hanya Yesus yang sanggup memerdekakan kita. Berserahlah pada Yesus maka hidup kita tidak terikat lagi pada harta, takhta, atau kuasa. Sebab letak kekayaan dan kesukaan sejati adalah dengan hidup berserah kepada Yesus. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 249:1
Seng tadingkononku Ham, ale Jesus Sipagoluh.
Sai irikkononku Ham, sadokahni au manggoluh.
Ham do hagoluhankin, seng tadingkononku in.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 11 Maret 2022 — 16:03