IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Sabtu, 19 Maret 2022

1. Mandoding Kidung Jemaat No. 4:1
Hai mari sembah Yang Maha besar.
Nyanyikan syukur dengan bergemar.
Perisai umat-Nya, Yang Maha Esa.
Mulia nama-Nya, takhta-Nya megah.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: 2 Korint 1:20
“Ai sagala bagah-bagah ni Naibata marhiteihon-Si do ai saud. Halani ai, marhiteihon-Si do hita mangkatahon Amen, bahen hasangaponni Naibata.”

 

“Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.”

 

4. Renungan
Jemaat Tuhan,
dalam suatu janji paling sedikit terdapat dua pihak yang mengadakan perjanjian. Kemudian bisa juga terdapat saksi-saksi. Artinya janji yang diucapkan itu haruslah ditaati kedua belah pihak. Tetapi kenyataannya tidak sedikit ada pihak yang tidak menepati janjinya. Kemudian dapat mengakibatkan hubungan kedua belah pihak tidak lagi berjalan dengan lancar dan mulus. Dari sini kita bisa melihat bahwa janji manusia itu dapat berubah atau ditunda.

 

Paulus berjanji kepada jemaat Korintus untuk mengunjungi mereka. Tetapi ternyata ada perubahan, bukan karena Paulus plin plan. Rencananya berubah karena ia tunduk pada pimpinan dan kehendak Tuhan. Janji Paulus memang belum terlaksana, tetapi janji Allah tidak pernah berubah, karena di dalam Kristus semua janji Allah adalah “ya” dan “amin,” sehingga akan tergenapi pada waktunya bagi kemuliaan Allah. Terlebih lagi Allah yang telah meneguhkan mereka semua di dalam Kristus adalah Allah yang telah mengurapi mereka dan memeteraikan sebagai tanda milik-Nya oleh Roh Kudus, sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk mereka.

 

Allah adalah saksi bahwa rasul Paulus menunda perjalanannya untuk kebaikan mereka. Kegunaannya adalah mereka diberikan kesempatan untuk memperbaiki masalah-masalah internal mereka, sehingga waktu ia datang persoalan mereka sudah selesai. Dalam kehidupan berkeluarga dan bergereja, kita sangat perlu membangun persekutuan dengan penuh ketulusan dan tidak boleh ada kemunafikan. Sebab itu dalam merencanakan sesuatu marilah kita tunduk kepada pimpinan Tuhan. Jika rencana tersebut tidak sesuai kehendak Tuhan dan tidak mendatangkan kebaikan bagi sesama, kita harus berani membatalkannya. Tetapi bila sesuai dengan kehendak Tuhan, kita laksanakan dengan penuh keyakinan. Semuanya akan memberi kebaikan bagi kita dan sesama. Nama Tuhan senantiasa dimuliakan. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 25:1
Pasu-pasu Ham ma, ale Tuhan nami.
Sai sondangkon bohi-Mu, bai na humpul on ganup.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 18 Maret 2022 — 18:40