IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Sabtu, 26 Maret 2022

1. Mandoding Kidung Jemaat No. 26:1
Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus.
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: Johannes 16:26-27
“Bani ari ai ma hanima mangindo marhitei goran-Ku, anjaha seng Huhatahon bannima, Ahu manonggohon hanima bani Bapa in, ai Bapa in sandiri mangkaholongi hanima, halani na dob holong uhurnima Bangku, anjaha na dob porsaya hanima, Ahu roh humbani Naibata.”

 

“Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.”

 

4. Renungan
Jemaat Tuhan,
nas firman Tuhan di atas adalah kalimat yang diucapkan Yesus kepada para murid-Nya secara terus terang bahwa Ia datang dari Allah, dan akan pergi kembali kepada Allah. Ia juga tidak lain adalah Anak Allah dan bahwa salib itu bukanlah kematian seorang penjahat, tetapi adalah jalan kembali kepada Allah. Selanjutnya, Yesus mengatakan sesuatu yang kita tidak pernah boleh lupakan. Di sini Yesus berkata, “Kamu bisa pergi kepada Allah karena Dia mengasihi kamu.” Ia mengatakan itu sebelum Ia disalibkan. Sebab itu Yesus tidaklah mati untuk mengubah Allah menjadi kasih; Ia mati untuk mengatakan kepada kita bahwa Allah itu adalah kasih. Yesus telah datang karena Allah begitu mengasihi dunia ini. Ia menyampaikan kepada manusia kasih Allah itu.

 

Ia telah datang dari Bapa, sekarang Yesus pulang kepada-Nya melalui jalan salib. Sebab itu jalan terbuka menuju kepada Allah bagi tiap orang yang percaya kepada-Nya. Kita dapat melakukan sendiri doa-doa kita kepada-Nya. Karena orang yang mengasihi Kristus adalah orang-orang yang dikasihi Allah. Allah menyertai serta memberi kita kekuatan-Nya melalui Roh Kudus. Memang di dunia ini kita masih mengalami penderitaan, pergumulan, godaan, sakit-penyakit, dan lain-lain. Melalui nas ini kita diingatkan bahwa ada penolong bagi kita. Dengan kita berdoa, Ia akan segera menghampiri dirimu dan memedulikanmu. Tetapi haruslah kita ingat jikalau hanya sekedar berdoa saja memanggil nama-Nya, tanpa dibarengi cara hidup yang berkenan kepada-Nya, tidak akan memberikan efek apa-apa. Sebab itu seimbangkanlah doa-doa kita dengan cara hidup yang berkenan kepada Tuhan terhadap sesama dan seluruh ciptaan-Nya. Dengan cara demikianlah Allah mengabulkan doa-doa kita baik secara pribadi maupun secara persekutuan. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 448:1
Mantin ni in do hape, padan ni Tuhan Jesus,
pamalas uhur tene, bai ganup na tinobus.
Dear tumang padanNin, na gabe sijoloman,
patoguh uhur do in, bai na marpangarapan.
Sai hagoluhkon ma in baen rudang hajengeson,
ase sonang ham ijin gok Tonduy hasintongan.
Hinalayak-Ni do in pasirsir haluahon,
janah damei uhurmin jumpahan hagoluhan.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 25 Maret 2022 — 16:27