IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS: Senin, 20 Juni 2022

1. Mandoding Haleluya No. 121:1-2
Jesus goluh ni tonduyhu, Ham do haporusankin.
Anggo tumpu bai tonduyhu bolis pakon setan in.

 

Jolom au Jesus Tuhanku, jolom au sai tongtong.
Ulang sirpang be naheihu humbai dalan na sintong.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat Harian: 2 Petrus 3:9
“Seng ipadokah-dokah Tuhan in bagah-bagahNi, songon hinatahon ni na deba; tapi lumbang do uhurNi mangidah nasiam, ai ipangindo uhurNi ulang ma magou namin atap ise pe, tapi das ma haganup tene hu hamubahon ni uhur.”

 

“Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”

 

4. Renungan
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
semua orang beriman akan mengatakan dan bersaksi bahwa Tuhan itu baik. Kebaikan Tuhan ditunjukkan melalui kesetiaanNya untuk memanggil dan membawa semua orang kepada keselamatan. Kehadiran Tuhan Yesus ke dunia ini adalah bukti nyata yang tidak bisa disangkal oleh siapapun tentang kebaikan Tuhan. Tuhan mau agar semua orang hidup sesuai dengan kehendakNya dan bagi mereka yang telah melanggar firman Tuhan, tetap dinantikan Tuhan untuk berubah atau bertobat.

 

Rasul Petrus mengingatkan dalam suratnya bahwa akan tiba saatnya Tuhan akan datang, namun sebelumnya akan hadir orang-orang yang disebut sebagai pengejek yang mempertanyakan tentang janji Tuhan yang akan menyelamatkan itu. Mereka akan berbicara tentang kedatangan Tuhan yang tidak akan pernah terjadi, dan menganggap bahwa janji Tuhan itu tidak benar. Hal ini dapat mempengaruhi iman orang, sehingga orang akan ikut menganggap bahwa Tuhan tidak akan datang untuk menyelamatkan.

 

Firman Tuhan hari ini mempertegas bahwa Tuhan tidak lalai, Tuhan tidak lupa akan janjiNya dan Tuhan pasti akan datang. Jika Tuhan datang, maka segala sesuatu akan masuk ke dalam masa penghakiman dan tidak akan ada lagi waktu untuk bertobat. Semua yang bersalah akan dihukum dan itu akan membuat banyak orang menderita. Karena itu jika Tuhan belum datang, kita harus berpikir positif, bahwa Tuhan masih memberi kesempatan pada kita untuk berubah atau bertobat, sehingga kita tidak masuk dalam penghukuman.

 

Kita menjalani hidup ini bersama Tuhan, Tuhan yang sudah datang untuk keselamatan kita, dan Tuhan yang akan datang kembali untuk kehidupan yang kekal. Karena itu kita diminta untuk hidup senantiasa bersama denganNya agar kita tidak ragu dalam menjalani hidup kita, dan kita tidak tergoda dengan omongan atau pendapat orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Kita harus yakin bahwa janji Tuhan pasti akan digenapi. Amin.

 

5. Mandoding Haleluya No. 370:1
Hupaima do Tuhanku sai masihol uhurhin,
bai parroh ni Tuhan Jesus, songon binagahkonNin.
Marhasoman olob-olob, hanai on managam Ham.
Maranata roh ma Tuhan, amen sai podas Ham roh.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS

Updated: 19 Juni 2022 — 12:38