1. Doding: Haleluya No. 107:1+3
Irikkon nasiam ma Au, sonai nini Tuhanta.
Sai parnalang ma dirimu, HatangKu malah harga.
Sai mambur bahenlah ganup, parlahoumin na so talup.

Hupatuduhkon dalan in, sisimbilonkonnima.
Ganup geduk ni uhurmin, sipaubahon nima;
‘Se tong pansing ma tonduymin, ronsi rotap ni hosahmin.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat harian: Josua 22:29
“Daoh ma in hun bennami, anggo manggeori hanami dompak Jahowa, barang marbalik humbani Jahowa sadari on, marhitei na paulihon sada anjapanjap bahen panggalangan ni galangan situtungon, galangan sipanganon barang sisayaton pe, legan humbani anjapanjap ni Jahowa, Naibatanta in, na jongjong i lobei ni lampolampo ni ai.”

“Jauhlah dari pada kami untuk memberontak terhadap Tuhan, dan untuk berbalik dari pada Tuhan pada hari ini dengan mendirikan mezbah untuk korban bakaran, korban sajian atau korban sembelihan, mezbah yang bukan mezbah Tuhan, Allah kita, yang ada di depan Kemah Suci-Nya!”

 

4. Renungan
Jemaat yang terkasih,
dari sekian banyak pertanyaan seputar kehidupan kita, ada satu jawaban yang paling penting. Misalnya, bagaimana karakter orang yang akan sukses dalam usaha, prestasi dan pekerjaan? Apa kunci agar kita lebih disukai dan dihormati lebih dari orang lain? Bagaimana agar relasi dengan orang lain tetap terjalin? Apa yang membuat kita lebih menyukai seseorang dibandingkan dengan orang lain? Jawaban dari semua pertanyaan ini adalah: komitmen atau kesetiaan. Kesetiaan adalah sesuatu yang paling berharga dalam setiap aspek kehidupan, di keluarga, usaha, pertemanan, apalagi di hadapan Tuhan. Tetapi sangat disayangkan bahwa seringkali kita tidak memiliki reputasi baik dalam hal kesetiaan. Kita berjanji tetapi tidak berapa lama kita mengingkarinya. Kita sering gagal mempertahankannya di tengah-tengah dunia yang penuh dengan perubahan ini. Untuk itu, kita membutuhkan pertolongan Roh Kudus agar kita dapat tetap setia kepada Tuhan dan berjalan di jalan-Nya, karena Dia adalah Allah yang setia.

Nas hari ini mengingatkan umat Allah Israel untuk tetap setia kepada Tuhan dan hanya menyembah serta beribadah kepada-Nya dengan cara yang benar. Di sini ditekankan tentang pentingnya ketaatan kepada perintah Allah dan diingatkan tentang bahaya menyimpang dari jalan Tuhan dan meninggalkan-Nya. Diingatkan juga tentang adanya godaan bagi Israel mendirikan mezbah bagi allah lain dan hal itu berarti melanggar perintah dan hukum Tuhan. Itu sebabnya dalam nas hari ini bangsa Israel, khususnya suku Ruben, Gad dan setengah dari Manasye telah memahami pentingnya tetap mempertahankan kesetiaan dan komitmen mereka kepada Allah yang hidup dengan bersaksi bahwa mereka tidak akan pernah menyembah allah lain selain Yahwe. Mereka berjanji tidak akan pernah mendirikan mezbah korban bakaran, sajian, atau sembelihan kepada allah lain selain mezbah TUHAN.

Dengan demikian, nas hari ini merupakan peringatan keras bagi kita tentang pentingnya mempertahankan kesetiaan dan ketaatan kepada perintah Tuhan dalam situasi dan kondisi apapun. Meninggalkan Tuhan dan menyimpang dari perintah-Nya adalah suatu bahaya yang membawa hidup kita menuju kepada kehancuran dan kebinasaan. Kita harus tetap setia beribadah kepada-Nya sesuai dengan perintah dan ketetapan-Nya. Kita diingatkan untuk tetap taat, setia dan memelihara kesatuan dan persekutuan menyembah dan beribadah hanya kepada Dia. Perintah ini harus tetap bergaung dalam hati kita setiap waktu di manapun dan kapanpun. Jika kita benar-benar orang beriman, Allah memanggil kita untuk menjadi orang yang setia dan Tuhan kita yang setia akan memenuhi segala keperluan kita dengan kesetiaan-Nya. Amin.

 

5. Doding: Haleluya No. 249:1-2
Seng tadingkononku Ham ale Jesus Sipagoluh.
Sai irikkononku Ham sadokah ni au manggoluh.
Ham do hagoluhankin, seng tadingkononku in.

Ganup binere-Mu in, tonduy pakon angkulangku.
Hosah ampa gogohkin ronsi haganup artangku.
Huondoskon in Bamu, seng paosoronku in.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS