1. Doding: Haleluya No. 160:1
Rapkon Tuhan Jesus in pungkah lahoanmu.
Ningon bani Tuhan in tong pangguruanmu.
Jesus baen hasomanmin, puho ampa modom,
dogei ma bokas-Ni in, Tuhanmin panalom.

 

2. Tonggo

 

3. Ayat harian: 2 Musa 34:10
“Dob ai nini Jahowa ma, “Tonggor ma, Ahu mambahen padan: I lobei ni bangsamu, bahenon-Ku ma halongangan na so ongga masa i sab tanoh on ampa i tongah-tongah ni sagala bangsa parbegu; anjaha ganup bangsa na mangkasomani ho in, mangidah horja ni Jahowa, ai na majangin tumang do na sihol bahenon-Ku marhitei ho.”

“Firman-Nya: ”Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan Tuhan, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.”

 

4. Renungan
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
dalam perjumpaan Tuhan dengan Musa di puncak Gunung Sinai membuahkan pengulangan kembali perintah-perintah dan hukum-hukum Tuhan. Ini merupakan penjabaran dari sepuluh Hukum Tuhan yang tertulis pada dua loh batu. Pada bagian hukum pertama berfokus pada larangan penyembahan berhala. Hal itu dijelaskan melalui beberapa hal, yakni jangan bergaul dengan penduduk Kanaan, jangan menyembah dewa-dewi Kanaan, jangan mendirikan patung, jangan mendirikan mezbah untuk dewa-dewi Kanaan, serta jangan menikahkan pemuda Israel dengan perempuan Kanaan. Karena ini dapat menjadi jerat bagi Israel untuk meninggalkan Tuhan. Jika bangsa Israel taat kepada Hukum Tuhan tersebut, maka mereka akan menjadi bangsa yang ditakuti dan disegani bangsa lain.

Pada bagian Hukum Kedua, yakni hukum keempat tentang hari Sabat yang dijelaskan dengan tegas. Israel harus memelihara kekudusan hari Sabat secara turun-temurun dengan cara dan waktu yang ditetapkan oleh Tuhan. Menghadap Tuhan tiga kali setahun pun harus terus menerus dilakukan. Demikian juga dengan hal persembahan. Bagian yang terbaik dari hasil panen merupakan bagian yang harus dikhususkan bagi Tuhan.

Tuhan akan mengganti ketaatan Israel dengan memberikan tanah Kanaan kepada mereka. Ketaatan melahirkan kemenangan. Dengan ketaatan umat Tuhan menjalankan firman-Nya, umat-Nya akan dikenal oleh bangsa-bangsa di bumi sebagai umat pilihan-Nya. Pada masa kini, orang percaya kepada Yesus Kristus merupakan umat Tuhan. Tugas kita adalah sebagai agen keselamatan Tuhan bagi masyarakat yang belum mengenal-Nya. Jika kita berjalan di luar firman Tuhan, saudara dan saya tidak bisa menang mengatasi masalah. Tetapi jika kita berjalan di dalam Firman Tuhan, pasti bisa menang mengatasi masalah. Tuhan juga akan memberkati hidup kita atas ketaatan kita pada-Nya serta menjadi berkat kepada keluarga, jemaat dan masyarakat, sehingga nama-Nya dipermuliakan. Amin.

 

5. Doding: Haleluya No. 352:1
Ai halongangan do hape, holong ni Tuhan in.
Itobus Kristus au hape pardousa na doyuk.
Tapi hubotoh janah porsaya, bani gogoh-Ni pakon kuasa-Ni,
ai iparorot do tong goluhku, das bai parujungan in.

 

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

 

Departemen Persekutuan GKPS