RENUNGAN REMAJA GKPS
Minggu 26 Juli 2026 (8 Setelah Trinitatis)
Nats : Kejadian 12:1-3
Tema : Menjadi Berkat
Berani Melangkah Bersama Tuhan
Pendahuluan
Shalom teman-teman remaja. Pernah ga sih kalian merasa bingung masa depan mau kemana? Takut ambil Keputusan? Atau merasa Tuhan meminta sesuatu yang sulit dari hidupmu? Hari ini kita hidup di zaman yang serba cepat dan nyaman. Apa pun bisa kita dapatkan dengan mudah mau hiburan buka Hp, mau teman bisa di chat, mau informasi bisa buka Google. Tapi justru di Tengah kenyamanan itu, banyak remaja kehilangan arah, bingung masa depan, takut mengambil Keputusan besar. Kita ingin hidup aman, jelas dan pasti. Namun firman Tuhan hari ini justru berbicara sebaliknya. Kisah Abraham bapa orang percaya dalam Kitab Kejadian 12 ini sangat relevan buat kita. Waktu itu, Tuhan menyuruh Abraham untuk meninggalkan zona nyaman tanpa tahu tujuan yang jelas. Bayangkan kalau itu terjadi sama kita pada saat ini.
Isi
Tuhan Memanggil bahkan saat kita belum siap. Tuhan berkata kepada Abraham “Pergilah dari negerimu” (ay.1). Ini bukan perintah kecil, tetapi hal yang sangat berat. Hal ini harus tinggalkan rumah, tinggalkan keluarga, tinggalkan kenyamanan dan yang menarik Tuhan tidak kasih detail Alamat lengkap yang akan dituju atau disuruhnya. Pelajaran yang boleh kita buat untuk remaja Kadang Tuhan juga memanggil kita untuk berubah, untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan untuk hidup kita benar dihadapan Tuhan. Walau kita belum siap menerimanya. Tuhan tidak menunggu kita siap, Dia memanggil kita untuk percaya. Tuhan juga memanggil kamu untuk “pergi: pergi dari kebiasaan lama, pergi dari dosa yang mengikat, pergi dari pergaulan yang merusak, dan pergi dari pola pikir yang salah. Kadang kita tahu itu salah, tapi kita tetap tinggal disitu. Kenapa? Karena nyaman, karena sudah biasa, karena takut berubah. Padahal pertumbuhan selalu dimulai dari keberanian meninggalkan zona nyaman.
Iman itu melangkah bukan sekedar mengerti. Abraham tidak tahu kemana dia akan pergi, apa yang akan terjadi pada dirinya, tapi yang menarik dia tetap teguh untuk berjalan. Inilah yang sering disebut iman yang taat. Remaja sering mau semua jelas dulu, semua aman dulu, baru berani melangkah. Tapi iman berkata “Aku tidak tahu semuannya, tapi aku percaya kepada Tuhan”. Contoh nyata: berani pilih yang benar walau beda dari pilihan temanmu. Berani meninggalkan pergaulan yang salah dari hidupmu. Berani tetap setia kepada Tuhan walau kamu sendirian.
Tinggalkan yang lama, masuk yang baru. Untuk mengikut Tuhan, Abraham harus meninggalkan sesuatu. Begitu juga dengan kita remaja. Mungkin Tuhan sedang berkata: tinggalkan dosa, tinggalkan kebiasaan buruk, tinggalkan lingkungan yang menjauhkan dari Tuhan. Masalahnya remaja sering sulit melepaskan karena sudah merasa nyaman yang diterimanya. Karena takut kehilangan teman-temannya. Karena takut dianggap beda dari sekitarnya. Tapi remaja harus ingat kamu tidak bisa pegang yang baru kalau masih genggam yang lama.
Tuhan Punya rencana besar untuk hidupmu. Tuhan berkata “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar engkau akan menjadi berkat”. Wah sungguh terpesona kita dengan perkataan Tuhan kepada Abraham. Artinya hidup Abraham tidak biasa, hidupnya punya tujuan besar bagi Tuhan. Dan itu juga berlaku bagi kita remaja. Kamu bukan remaja yang biasa-biasa saja, tapi kamu diciptakan dengan tujuan untuk kemuliaan Tuhan di dunia ini. Bukan cuman sekolah, bermain dengan teman-teman, scrool hp melihat media social, tapi untuk “menjadi berkat bagi orang lain”
Kamu dipanggil jadi berkat. Tuhan tidak hanya memberkati Abraham, tapi berkata “engkau akan menjadi berkat”. Artinya hidupmu bukan cuman untuk dirimu sendiri saja, melainkan untuk orang lain yang ada disekitarmu juga. Remaja sering fokus aku mau Bahagia, aku mau sukses, tapi Tuhan berkata “Aku mau kamu jadi berkat”. Contoh sederhana yang bisa kita lakukan yaitu : Menguatkan teman yang sedang mengalami permasalahan, menjadi contoh yang baik bagi teman – teman, dan membawa teman untuk lebih dekat lagi mengenal Tuhan. Artinya kehadiran remaja harus mampu membawa damai, hidupmu menguatkan orang lain dan perkataanmu harus membangun bagi orang lain.
Ketaatan membawa berkat bagi kita. Kunci dari semuanya Adalah satu yaitu “Ketaatan”. Abraham diberkati bukan karena dia paling hebat, dia paling benar, tapi karena dia taat. Remaja yang taat mungkin tidak selalu populer, taat walau tidak mudah, taat walau tidak dimengerti orang lain dan justru di situlah Tuhan bekerja bagi dirimu.
Tuhan menyertai perjalananmu. Mengikuti Tuhan bukan berarti hidup jadi muda dan tidak ada masalah. Tapi berarti Tuhan berjalan Bersama kamu. Janji Tuhan saat kamu takut Tuhan ada, saat kamu bingung Tuhan menuntunmu, saat kamu jatuh Tuhan akan mengangkatmu.
Aplikasi praktis untuk remaja mulai dari hari ini:
- Berani dengar Suara Tuhan dengan rajin membaca alkitab dan berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa setiap hari
- Tinggalkan hal yang tidak benar dalam hidup ini. Remaja harus mampu menentukan sikap dan pilihan untuk meninggalkan yang tidak baik bagi dirinya,tetapi memilih yang baik bagi kehidupannya.
- Pilih jalan yang benar walau sulit. Artinya tetaplah berada dalam jalan Tuhan walaupun dunia sering menawarkan jalan pintas bagi kehidupan remaja saat ini
- Percaya Tuhan dalam masa depanmu. Mempercayai Tuhan dalam kehidupan ini memberikan motivasi bagi remaja untuk dapat sungguh-sungguh belajar dalam mencapai masa depan. Dan yakinlah Bersama Tuhan akan ada masa depan yang cerah dan sukses.
- Jadi berkat dilingkunganmu. Remaja mulai dini harus mampu menjadi berkat, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menolong teman yang membutuhkan, dan hormat kepada guru juga kepada orangtua serta sayang kepada adik maupun kakanya.
Penutup
Teman-teman remaja yang dikasihi Tuhan, kisah Abraham dimulai dari satu kata “Pergilah”. Hari ini mungkin Tuhan juga berkata hal yang sama kepadamu. Bukan berarti pergi secara fisik, tapi pergi dari dosa, ketakutan dan zona nyaman menuju rencana Tuhan yang besar. Hari ini pilih tetap di zona nyaman atau melangkah dalam iman. Selanjutnya kisa ini mengajarkan kita satu hal penting yaitu “Hidup Bersama Tuhan itu adalah perjalanan iman”. Kadang tidak jelas, kadang tidak mudah, kadang harus meninggalkan banyak hal. Tapi satu hal yang pasti kita ingat Tuhan punya rencana besar untuk hidupmu. Teman-teman remaja, hidupmu terlalu berharga untuk hidup biasa-biasa saja. Tuhan tidak menciptakan kamu tanpa tujuan. Seperti Abraham hidupmu bisa jadi luar biasa. Kalau kamu berani keluar percaya dan taat kepada Tuhan di dalam kehidupanmu. Tuhan Tidak menunggu kamu sempurna, Dia menunggu kamu taat. Langkah kecil dalam iman lebih berarti daripada rencana besar tapi tanpa disertai dengan tindakan nyata. Amin