Pimpinan Sinode GKPS berfoto bersama dengan peserta Sidang Majelis Penginjil setelah ibadah pembukaan yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026) siang, di Balei Harungguan Kantor Sinode GKPS, Pematangsiantar. (Foto: Bryand Sinaga)
PEMATANGSIANTAR.GKPS.OR.ID. Untuk ketiga kalinya Sidang Majelis Penginjil GKPS digelar secara hybrid, setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2021 dan 2022.
Walau pelaksanaannya hybrid, tidak mengurangi semangat para Penginjil mengikuti persidangan. Terlihat dari kehadiran saat pembukaan yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026) siang. Sebanyak 61 dari 62 Penginjil hadir, dimana 13 orang secara onsite di Balei Harungguan Kantor Sinode GKPS, Jl. Pdt. J. Wismar Saragih 23 Pematangsiantar, dan 48 secara virtual.

Sidang diawali dengan ibadah yang dilayani Ephorus Pdt. John Christian Saragih, S.Th, M.Sc, sebagai pengkhotbah, Penginjil Serma Girsang sebagai liturgis, Penginjil Murni Sari Sinaga pemimpin pujian, dan singers Penginjil Rosliana Sinaga, Penginjil Selya Sinaga dan Penginjil Rosenny Saragih.
Di tengah ibadah, diadakan acara khusus pelepasan kepada Penginjil Mannaida Sinaga dan Penginjil Hotmaria Saragih, yang telah memasuki masa emeritasi pada tahun 2025.

Banyak pengalaman suka dan duka yang disampaikan oleh kedua Penginjil dan keluarga selama puluhan tahun melayani di berbagai resort GKPS. Keduanya bercerita bagaimana perjuangan pelayanan menuju jemaat-jemaat yang medannya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.
Berat, namun keduanya sampai pada satu pengalaman iman bahwa Tuhan yang berjalan mengiringi para pelayanan-Nya.
Sekretaris Jenderal Pdt. Dr. Janhotner Saragih menyampaikan selamat memasuki masa emeritasi kepada Penginjil Mannaida dan Penginjil Hotmaria. Sekjend berharap agar keduanya tidak berhenti menjalankan tugas panggilannya sebagai Penginjil.

Sebagai tanda ucapan sukacita atas masa emeritasi keduanya, Pimpinan Sinode menyerahkan cendera mata berupa pin salib serta dari Pengurus Kongsi Marsiurupan Penginjil berupa dana kebersamaan.
Setelah acara khusus, Ephorus menyampaikan khotbah. Mengutip Ibrani 5:14, Pdt. John Christian mengajak Penginjil bersama dengan para pelayan GKPS lainnya mewujudkan GKPS sebagai gereja yang dewasa.

Dijelaskan Ephorus, agar GKPS bertumbuh menjadi gereja yang dewasa, setiap pelayan tidak puas hanya pada iman dasar namun juga siap menerima kebenaran yang menuntut, dan bertumbuh secara rohani dan bersama. Dengan demikian GKPS sebagai gereja harus terlatih oleh firman Tuhan, dipimpin dengan hikmat, dan hidup sebagai Tubuh Kristus yang nyata.
Selanjutnya Sidang Majelis Penginjil dibuka resmi oleh Penginjil Hotmarina Sinaga, S.Th sebagai Ketua dan dinyatakan qorum. Selanjutnya sidang hari pertama diisi dengan sesi program pelayanan tahun 2026 yang disampaikan Pdt. Agus Roni Damanik, M.Th, sesi audit kinerja oleh Pdt. Dian Putra, M.Th, dan sesi sharing dengan Pimpinan Sinode GKPS.
Sidang hari pertama berjalan lancar dan diakhiri dengan ibadah malam yang dilayani Penginjil Rasianna Damanik. (hks/bgs)
Pewarta: Pdt. Bima Gustav Saragih
Foto: Bryand Sinaga