Pimpinan Sinode GKPS (Ephorus) Pdt. John Christian Saragih, S.Th, M.Sc, berfoto bersama dengan Pengurus GKPS Resort Tebing Tinggi I, PMJ dan seluruh peserta pembinaan. (Foto: Rinaldi Edwart Purba)
PEMATANGSIANTAR.GKPS.OR.ID. GKPS Tebing Tinggi Resort Tebing Tinggi I, pada Minggu 16 November 2025, merayakan 73 tahun ulang tahunnya. Berbagai kegiatan digelar sebagai ungkapan syukur atas pertambahan usia tersebut.
Salah satunya dengan mengadakan pembinaan kepada para Majelis Jemaat se resort, yang berlangsung pada Sabtu (15/11/2025) pagi, di GKPS Tebing Tinggi, Jl. Sisingamangaraja, Tebing Tinggi.
Pembinaan kali ini diisi dengan dua sesi, yakni: Pemimpin dan pelayan yang melayani, yang disampaikan Pimpinan Sinode GKPS (Ephorus) Pdt. John Christian Saragih, S.Th, M.Sc; dan Pelayan yang melayani yang disampaikan Pdt. Dr. Parulihan Sipayung, yang kini ditugaskan Pimpinan Sinode sebagai dosen di STT Abdi Sabda Medan.
Sebanyak 57 orang majelis jemaat mengikuti pembinaan yang dimulai pukul 10.15 WIB.
Pdt. Julles Purba, S. Th, MA selaku Pendeta Resort, dan Penginjil Rouse Dearni Purba, memimpin ibadah pembukaan pembinaan.

Pdt. Julles Purba dalam khotbahnya yang mengutip Kisah Para Rasul 9:1-6, menekankan kepada majelis jemaat pentingnya memiliki semangat yang berkobar-kobar untuk melayani Tuhan, sebagaimana Rasul Paulus lakukan dalam hidupnya.
“Perjumpaan dengan Tuhan Yesus Kristus adalah momentum titik balik dimana Rasul Paulus menjadi Rasul yang memiliki semangat pelayanan yang tinggi. Semoga semangat yang sama kita usihi (meneladani) sebagai majelis jemaat”, ajak Pendeta yang pernah melayani sebagai Pendeta Resort Bekasi.
Setelah ibadah, St. Arwin H. Purba selaku Perutusan Sidang Sinode Bolon menyampaikan selamat datang kepada Ephorus dan seluruh majelis, sembari menaruh harapan majelis jemaat semakin terbekali dengan adanya pembinaan ini.
Selanjutnya Ephorus menyampaikan materi pembinaan pertama. Ephrous memulai dengan peran, tanggung jawab, serta penguatan spiritual bagi para majelis jemaat dalam melaksanakan tugas pelayanan di tengah-tengah jemaat.
Dalam pemaparannya, Ephorus menyebutkan setidaknya ada 3 tokoh di Alkitab yang dapat diteladani majelis. Pertama Yesus Kristus sebagai teladan utama pemimpin yang melayani, yang datang untuk melayani, bukan untuk dilayani. Kemudian Nehemia, Pemimpin yang jujur dan tidak menyalahgunakan jabatannya, dan kekuasaannya. Selanjutnya Daniel, sosok yang mampu menjaga integritas di tengah-tengah tekanan.

Lebih jauh Pdt. John Christian Saragih menyebutkan seorang pemimpin yang melayani, harus mampu mendahulukan kebutuhan orang lain (yang dipimpinnya), mengangkat dan memperkuat orang yang dipimpinnya.
“Seorang pelayan harus memiliki motivasi yang murni, bukan mencari pujian atau keuntungan pribadi. Ia siap melayani dengan sikap rendah hati seperti Kristus yang datang “untuk melayani dan bukan untuk dilayani”. Kasih haruslah menjadi dasar di atas semua bentuk-bentuk pelayanan, dan memberdayakan orang yang dipimpinnya”, ungkap ayah tiga anak ini.
Selama penyampaian materi, peserta mengikuti dengan antusias dan aktif memberikan tanggapan melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, para majelis memberikan berbagai pandangan serta masukan yang membangun, sehingga pembinaan berjalan dengan efektif dan penuh kebersamaan.
Sebagai bentuk ucapan terima kasih, Pengurus GKPS Resort Tebing Tinggi didampingi Pimpinan Majelis Jemaat se-resort, memberikan cenderamata kepada Ephorus berupa hiou, yang isabeihon kepada Ephorus, dan bermakna Ephorus senantiasa deiberi kesehatan dan semangat untuk memimpin GKPS bersama dengan Sekjend.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan berakhir pada pukul 13.00 WIB. Dilanjut sesi foto dan makan siang bersama. Turut hadir juga Pdt. Dr. Parulihan Sipayung untuk melanjutkan sesi berikut usai makan siang. (hks/bgs)
Pewarta: Rinaldi Edwart Purba