1. Doding: Haleluya No. 341:1-2
Ari na madear tumang, lao marayakkon Tuhan in.
Hubaritahon Ham Tuhan, bujur au mandalankon in.
Tuahkin, ari in sanggah isasap dousangkin.
Ai ipatalar dalankin, janah iungkab uhurhin.
Tuahkin, ari in sanggah isasap dousangkin.
Sai huondoshon ma nuan ge diringkon Bamu Tuhan.
Pandilo-Mu hu bangku on sai hubalosi do tongtong.
Tuahkin, ari in sanggah isasap dousangkin.
Ai ipatalar dalankin, janah iungkab uhurhin.
Tuahkin, ari in sanggah isasap dousangkin.
2. Tonggo
3. Ayat Harian
“Tapi seng ipalopas, tapi ihatahon ma hu bani, “Mulak ma ho hu rumahmu, hubani diha-dihamu! Patugah ma bani sidea, buei ni na binahen ni Tuhan in bam, ampa pangidopi-Ni bam.” (Markus 5:19)
“Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: ”Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!” (Markus 5:19)
4. Renungan: Memberitahukan Segala Sesuatu yang Diperbuat Tuhan
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
pengaruh setan dalam hidup manusia adalah merusak. Hal tersebut tampak dalam perikop renungan yang kita baca hari ini. Orang yang kerasukan setan itu hidup terasing dan menyakiti diri sendiri. Hidupnya tak bernilai.
Yesus datang ke Gerasa dan kemudian mengubah segalanya. Roh jahat yang merasuki orang itu jadi ketakutan karena tahu siapa Yesus. Mereka tahu bagaimana nasib mereka jika berhadapan dengan Yesus. Karena itu mereka memohon agar Yesus jangan menyuruh mereka keluar dari daerah itu. Mereka ingin memasuki babi-babi yang saat itu ada di sekitar mereka. Dengan perkenaan Yesus, roh jahat itu merasuki dua ribu ekor babi yang kemudian terjun ke danau dan mati lemas. Setelah hal itu terjadi, orang yang kerasukan setan itu menjadi waras. Karena tidak diperkenankan mengikuti Yesus, ia pun pergi ke kampung halamannya untuk memberitakan karya Yesus dalam hidupnya.
Setelah roh jahat tidak lagi menguasai dia, Yesus mengambil alih kekuasaan itu. Hidupnya berarti di mata Tuhan, pun bagi manusia. Setan memang selalu ingin menguasai manusia, dengan banyak cara. Manusia sendiri terkadang membuka diri terhadap karya roh jahat di dalam dirinya. Misalnya, dengan membiarkan diri dikuasai keinginan daging seperti kemarahan, kesombongan, iri hati, dendam, egoisme, dan lain-lain. Atau dengan okultisme dan berbagai permainan atau upacara yang mengundang setan bekerja. Ingatlah bahwa bereksperimen dengan setan sama dengan mencoba-coba narkoba. Awalnya anda mengira bahwa anda bisa menguasai semua itu, tetapi waktu berjalan dan akan memperlihatkan bahwa andalah yang kemudian diperbudak. Karena itu, jangan pernah bermain-main dengan kuasa setan. Jalinlah terus hubungan yang erat dengan Tuhan. Jadikan Ia sebagai Tuhan yang menguasai hidup anda. Mari kita beritakan karya Yesus dalam hidup kita, di manapun kita berada. Amin.
5. Doding: Haleluya No. 380:1-2
Marhasoman Jesus, marhasoman Jesus, sai monang hita on.
Marhasoman Jesus, marhasoman Jesus, talu sibolis in.
Marhasoman Tuhan Jesus, hita monang do tongtong.
Marhasoman Tuhan Jesus, sai monang hita on.
Anggo Tuhan Jesus, anggo Tuhan Jesus, hasomankin tongtong.
Ningon do maporus, ningon do maporus sibolis munsuh in.
Tuhan Jesus hasomanta, lao mangimbang dousa in.
Ase saud sonang hita, ronsi sadokahnin.
6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami
Kantor Sinode GKPS