Skip to content

SINODE GKPS

Primary Menu
  • Beranda
  • TENTANG GKPS
    • KANTOR SINODE GKPS
    • PIMPINAN SINODE GKPS
    • VISI GKPS 2011-2030
    • STRUKTUR ORGANISASI KANTOR SINODE
    • TATA GEREJA DAN TATA LAKSANA GKPS
    • PERATURAN RUMAH TANGGA GKPS
  • LOGO TAHUN GKPS
    • LOGO TAHUN 2008
    • LOGO TAHUN 2009
    • LOGO TAHUN 2010
    • LOGO TAHUN 2011
    • LOGO TAHUN 2012
    • LOGO TAHUN 2013
    • LOGO TAHUN 2014
    • LOGO TAHUN 2015
    • LOGO TAHUN 2016
    • LOGO TAHUN 2017
    • LOGO TAHUN 2018
    • LOGO TAHUN 2019
    • LOGO TAHUN 2020
    • LOGO TAHUN 2021-2025
    • LOGO JUBILEUM 120
  • DEPARTEMEN-BIRO
    • DEPARTEMEN PERSEKUTUAN
    • DEPARTEMEN KESAKSIAN
    • DEPARTEMEN PELAYANAN
      • PELAYANAN RBM
      • PELAYANAN BKM
      • PELAYANAN WCC
    • DEPARTEMEN PEMBINAAN
    • BIRO ADMINISTRASI
    • BIRO KEUANGAN
    • BIRO LITBANG
    • SATUAN PENGAWAS INTERNAL
    • BIRO HUKUM
    • BIRO USAHA
  • Download
    • VIDEO
    • DOWNLOAD TATA IBADAH
    • DOWNLOAD TONAH
    • DOWNLOAD DODING HALELUYA
  • PARMAHAN NA MADEAR
    • JANUARI 2025
    • FEBRUARI 2025
    • MARET 2025
    • APRIL 2025
    • MEI 2025
    • JUNI 2025
    • JULI 2025
    • AGUSTUS 2025
    • SEPTEMBER 2025
    • OKTOBER 2025
    • NOVEMBER 2025
    • DESEMBER 2025
GKPS CHANNEL
  • Home
  • TATA IBADAH
  • Ibadah Harian Keluarga GKPS: Jumat, 11 April 2025
  • TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga GKPS: Jumat, 11 April 2025

Admin 10 April 2025
Jumat
  1. Doding: Haleluya No. 353:1+4
    Marsora do Tonduy ni Tuhanta in.
    Gati lang itangar, itulak ham in.
    Sai tanda dousamu sopotkon homa.
    Holong do atei-Ni isasap do in.

Tarsor ho mardousa ibaen uhurmin,
sai ulang nunuti, tundalhon ma in.
Dompakkon Tuhanmu, margogoh do in,
manasap dousamu, pamalumhon in.

  1. Tonggo
  2. Ayat Harian
    “Anggo manggila nasiam ulang ma mardousa! Ulang ma sundut mata ni ari, lang mintop ringis nasiam.” (Epesus 4:26)

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” (Efesus 4:26)

  1. Renungan: Marah, tapi tidak Berdosa!
    Jemaat yang dikasihi Tuhan,
    dengan ayat harian ini kita diingatkan secara lembut untuk mengakui dan memproses emosi kita, khususnya kemarahan, dengan cara yang sehat. Ayat ini mengakui bahwa merasa marah adalah respons alami manusia terhadap situasi tertentu. Tetapi ayat ini juga menekankan pentingnya mengendalikan cara kita mengekspresikan kemarahan itu. Ayat ini memperingatkan kita agar tidak membiarkan kemarahan kita menuntun kita pada tindakan atau kata-kata yang berbahaya atau berdosa dengan mengatakan, “jangan berbuat dosa.”

Lebih jauh, perintah untuk tidak membiarkan matahari terbenam saat amarah belum surut menyiratkan bahwa kita tidak boleh membiarkan kemarahan yang belum terselesaikan berlama-lama dan membusuk di dalam diri kita. Memendam amarah dapat merusak kesejahteraan emosional kita dan juga dapat mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain. Ayat ini mendorong kita untuk mengatasi dan menyelesaikan amarah kita sebelum hari berakhir, yang mendorong pengampunan, rekonsiliasi, dan penyembuhan emosional.

Ketika Paulus berkata, “Marahlah dan jangan berbuat dosa,” maka ia mengakui bahwa kemarahan adalah emosi alami manusia tetapi memperingatkan agar tidak membiarkannya mengarah pada tindakan berdosa. Ini sejalan dengan Yakobus 1:19-20, yang menasihati orang percaya untuk lambat marah dan cepat mendengar, menyadari bahwa kemarahan manusia tidak menghasilkan kebenaran yang diinginkan Tuhan. Lebih jauh, instruksi Paulus untuk tidak membiarkan matahari terbenam saat kemarahan belum surut menggarisbawahi pentingnya menyelesaikan konflik dengan cepat dan tidak membiarkan kepahitan berakar. Konsep ini digaungkan dalam Matius 5:23-24, di mana Yesus menekankan perlunya rekonsiliasi sebelum mempersembahkan persembahan di mezbah Tuhan (altar), yang menyoroti prioritas memulihkan hubungan di atas praktik keagamaan.

Menurut Efesus 4:26-27, ketika kita merasa marah, penting untuk mengakui dan mengatasinya dengan segera daripada membiarkannya berlarut-larut. Kita dapat mencegah kemarahan kita meningkat menjadi dosa dengan mengatasinya tepat waktu. Penting untuk menyadari bahwa kemarahan itu sendiri bukanlah dosa, tetapi cara kita menanggapinya dapat menuntun kita pada dosa. Oleh karena itu, mengatasi kemarahan kita dengan pemahaman yang jelas tentang sumbernya dan mencari penyelesaian dengan cara yang sehat sangatlah penting.

Salah satu cara untuk mengatasi kemarahan tanpa berbuat dosa adalah melalui komunikasi yang efektif. Daripada bereaksi secara impulsif di tengah situasi yang panas, luangkan waktu sejenak untuk memproses emosi kita dan pertimbangkan cara terbaik untuk mengekspresikan perasaan kita secara konstruktif. Berkomunikasi dengan tenang dan penuh rasa hormat dapat membantu meredakan kemarahan dan menghasilkan percakapan atau penyelesaian yang lebih produktif. Selain itu, mempraktikkan empati dan berusaha memahami sudut pandang orang lain dapat membantu menyelesaikan konflik tanpa membiarkan kemarahan berubah menjadi dosa.

Lebih jauh, penting untuk mempraktikkan pengampunan saat menghadapi kemarahan. Menyimpan dendam atau membalas dendam dapat memicu perilaku berdosa dan menghambat hubungan kita dengan orang lain. Kita melepaskan diri dari beban amarah dan membiarkan penyembuhan dan rekonsiliasi terjadi dengan memilih untuk memaafkan orang-orang yang telah membuat kita marah. Pengampunan tidak membenarkan tindakan salah orang lain, tetapi membebaskan kita dari siklus amarah dan dosa yang beracun, yang pada akhirnya membawa kedamaian dan keharmonisan dalam hubungan kita. Amin.

  1. Doding: Haleluya No. 459:1-2
    O Tuhan tiap jam, au mamorluhon Ham.
    Ai Ham tumang na boi, pasonang uhurhin.
    Bai haganup ianan, Ham do hupindahi.
    Na roh do au sonari, holong ma Ham.

O, Tuhan tiap jam, sai hasomani au.
Ai anggo rapkon Ham, sibolis in pe lao.
Bai haganup ianan, Ham do hupindahi.
Na roh do au sonari, holong ma Ham.

  1. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Kantor Sinode GKPS

Post Views: 1,816

Continue Reading

Previous: Ibadah Harian Keluarga GKPS: Kamis, 10 April 2025
Next: RENUNGAN MINGGUAN BAPA GKPS, 20 APRIL 2025 (PASKAH I)

Related News

IBADAH HARIAN KELUARGA
  • TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga, Senin 15 Desember 2025

dep. persekutuan 15 Desember 2025
IBADAH HARIAN KELUARGA_20251212_193816_0000
  • TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga, Sabtu 13 Desember 2025

dep. persekutuan 12 Desember 2025
IBADAH HARIAN KELUARGA
  • TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga, Jumat 12 Desember 2025

dep. persekutuan 11 Desember 2025

ARSIP BERITA

KATEGORI

  • AMBILAN (9)
  • ARTIKEL (212)
  • Bahan PA (213)
  • BERITA (294)
  • BERITA PEMUDA (7)
  • BIDANG OIKOUMENE (1)
  • BIRO ADMINISTRASI (59)
  • BIRO KEUANGAN (5)
  • BIRO PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (15)
  • BIRO USAHA (4)
  • DEPARTEMEN KESAKSIAN (34)
  • DEPARTEMEN PELAYANAN (67)
  • DEPARTEMEN PEMBINAAN (44)
  • DEPARTEMEN PERSEKUTUAN (36)
  • DISTRIK II (1)
  • DISTRIK III (5)
  • DISTRIK IV (2)
  • DISTRIK IX (3)
  • DISTRIK V (3)
  • DISTRIK VII (2)
  • DISTRIK X (2)
  • DISTRIK XI (6)
  • DOWNLOAD TATA IBADAH (11)
  • GKPS DISTRIK I (2)
  • GKPS DISTRIK II (5)
  • GKPS DISTRIK VIII (5)
  • GKPS DISTRIK XII (1)
  • KEUANGAN (3)
  • NEW (1)
  • OIKOUMENE (3)
  • PANITIA SSB GKPS KE-46 (2)
  • PESAN PASTORAL PIMPINAN SINODE GKPS (1)
  • PIMPINAN SINODE GKPS (26)
  • PPLMG (1)
  • RBM GKPS YAYASAN IDOP NI UHUR (2)
  • SEKSI NAMAPOSO (2)
  • SEKSI SEKOLAH MINGGU (19)
  • SIBASAON (42)
  • TATA IBADAH (1,687)
  • TONAH PIMPINAN SINODE (23)
  • TUGAH-TUGAH (67)
  • VIDEO (1)
  • YAYASAN BKM GKPS (1)
  • YAYASAN KESEHATAN GKPS (1)
  • YAYASAN PENDIDIKAN GKPS (8)

Tentang

  • KANTOR SINODE GKPS
  • Jl. Pdt. J. Wismar Saragih No. 23 Pematang Siantar - 21142 . Kel. Bane Kec. Siantar Utara - Sumatera Utara - INDONESIA
  • (0622)23676
  • gkps@gkps.or.id
Copyright © GKPS | MoreNews by AF themes.