Tanggal : 22 Maret 2026
Tema : Yesus disangkal
Nats : Matius 26 : 6 – 75
Tujuan : Supaya remaja dapat :
- Menghubungkan nats dengan tema
- Memberi Rkomentar terhadap penyangkalan Petrus
- Mendaftarkan contoh perbuatan remaja yang menyangkal Yesus
- Menyatakan tekad untuk mengakui Yesus melalui media sosial
Salah satu murid Yesus yang paling aktif atau respon terhadap apa yang diakatakan Yesus adalah Simon Petrus. Ketika Yesus dan para murid makan malam dan Yesus memecah roti dan memberi kepada para muridNya sambil berkata “ambillah, makanlah, inilah tubuhKu” Lalu mengambil cawan berisi anggur mengucap syukur lalu memberikan kepada para murid sambil berkata :”minumlah kamu semua dari cawan ini. Sebab inilah darahKu, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” Setelah mereka makan roti dan minum anggur perjamuan (saat ini disebut sebagai Perjamuan Kudus / Horja Banggal Napansing di GKPS), lalu mereka mereka menyanyikan lagu pujian dan pergi ke bukit Zaitun. Saat itu Yesus mengatakan tentang apa yang akan terjadi bahwa:” mala mini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba akan cerai berai. Akan tetapi sesuda Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.” Simon Petrus menjawab perkataan Yesus dengan mengatakan: ”Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali kali tidak.” Pernyataan ini lahir dari keinginan untuk melindungi Yesus tetapi Yesus tahu apa yang akan dilakukan oleh Simon Petrus sehingga Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya mala mini sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.” Dan apa yang dikatakan oleh Yesus ini terbukti BENAR. Dari sini kita tahu bahwa sebelum kita melakukan kesalahakan atau menyangkal Yesus dalam hidup kita, Yesus sudah tahu. Tetapi hal yang BENAR adalah sikap berani mengakui bahwa remaja adalah orang yang percaya kepada Yesus sehingga berani dan tidak malu ketika kita berdoa bersama dengan kawan non Kristen ketika kita makan bersama di Kntin, pesta, café dan yang lainnya. Bahkan dalam percakapapun harus berani mengatakan :”aku memang kecewa kepadamu yang memfitnah aku tetapi Yesusku mengajariku untuk mengampunimu, maka demi Yesusku aku mengampunimu.” Ini sederhana tetapi butuh kebenarian untuk mengatakannya. Termasuk karena salah satu cara kita berelasi dengan orang lain adalah handphone dalam sosmed juga jangan ragu untuk memperlihatkan diri kita sebagai pengikut Yesus, supaya kita TIDAK menyangkal DIA. Dan yang paling penting dalam segala hal :”harus dimulai dengan dao seperti yang dikatakan oleh Yakobus 4 : 15 :”Sebenarnya kamu harus berkata :”Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” Ini juga sangat perlu dalam kehidupan remaja, khususnya dalam memilih sekolah berjuanglah dan berdoalah untuk bertanya kepada Tuhan supaya semua sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam menentukan cita cita juga haruslah sesusai dengan kehendak Tuhan supaya karya Tuhan nyata dalam hidup kita dan kita berjalan dalam kehendakNya dan BUKAN menyangkal DIA. Amin