Menu
Categories
Bahan Renungan Remaja, 29 Maret 2026
24 Maret 2026 Bahan PA

Teks: Matius 27:11–25
Tema: “Ikut Yesus atau Ikut Suara Terbanyak?” (Minggu Palmarum)

 

Shalom adik-adik remaja GKPS,

Minggu Palmarum adalah minggu ketika kita mengingat Yesus masuk ke Yerusalem dan disambut dengan sorak-sorai: “Hosana!” Orang banyak memuji Dia sebagai Raja. Tetapi ironisnya, hanya beberapa hari kemudian, dari mulut yang sama keluar teriakan: “Salibkan Dia!” dari mulut yang memuji anak Daud, mulut yang sama juga yang meludahi Yesus pada saat perjalanan Via Dolorosa!

Dalam Matius 27:11–25, kita melihat Yesus berdiri di hadapan Pilatus. Ia tidak melawan, tidak membela diri dengan keras. Sementara itu, orang banyak justru dipengaruhi oleh pemimpin agama untuk memilih Barabas seorang penjahat dan menolak Yesus yang tidak bersalah.

Ada satu hal penting yang perlu kita renungkan sebagai remaja:

  1. Suara Banyak Tidak Selalu Benar

Orang banyak memilih Barabas. Mereka ikut arus. Mereka tidak berpikir sendiri tentang siapa Yesus sebenarnya. Karena mereka hanya berpikir bahwa Barabas adalah sosok pahlawan yang berkorban untuk kemerdekaan Israel dari penjajahan Romawi saat itu.

Dalam kehidupan remaja hari ini, “suara banyak” bisa berupa:

  • Teman-teman yang mengajak melakukan hal yang salah
  • Tren media sosial yang menjauhkan dari nilai iman
  • Tekanan untuk “ikut-ikutan” supaya tidak dianggap berbeda

Pertanyaannya: Apakah kita berani berbeda ketika itu benar?

 

  1. Pilatus Tahu yang Benar, Tapi Tak Berani Bertindak

Pilatus sebenarnya tahu Yesus tidak bersalah. Tapi dia takut kehilangan posisi, takut tekanan massa. Akhirnya dia “cuci tangan” seolah tidak mau bertanggung jawab.

Remaja GKPS, kadang kita juga seperti Pilatus:

  • Tahu yang benar, tapi diam saja
  • Tahu teman salah, tapi tidak berani menegur
  • Tahu firman Tuhan, tapi tidak dilakukan

Iman bukan hanya tahu yang benar, tapi berani hidup dalam kebenaran

 

  1. Yesus Tetap Setia di Tengah Penolakan

Yesus diam, bukan karena lemah, tetapi karena Ia taat pada kehendak Bapa. Ia tahu penderitaan ini adalah jalan keselamatan bagi kita.

Ini mengajarkan bahwa:

  • Mengikut Yesus tidak selalu mudah
  • Kadang kita akan ditolak atau tidak populer
  • Tapi kesetiaan kepada Tuhan jauh lebih berharga daripada penerimaan dunia

Refleksi untuk Remaja GKPS:

Di Minggu Palmarum ini, kita diingatkan:

  • Jangan hanya memuji Yesus di gereja, tapi menolak Dia dalam kehidupan sehari-hari
  • Jangan hanya ikut-ikutan iman orang lain, tapi miliki iman pribadi
  • Berani memilih Yesus, meskipun itu berarti berbeda dari teman-teman

Penutup

Hari ini kita dihadapkan pada pilihan yang sama seperti orang banyak waktu itu:
Memilih Yesus… atau mengikuti suara dunia.

Kiranya sebagai remaja GKPS tidak menjadi seperti orang banyak yang berubah-ubah, atau seperti Pilatus yang tidak berani, tetapi menjadi generasi yang setia, berani, dan teguh mengikut Yesus. Ingat selalu Remaja (rem- aja) belajar untuk menge-rem banyak hal dalam proses pendewasaanmu. Tuhan menyertai dan menjaga.

Amin.

Comments are closed
**