
PEMATANGSIANTAR, GKPS.OR.ID – Minggu, 16 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi majelis jemaat dan warga GKPS Pamatang Purba. Ribuan pasang mata menjadi saksi sejarah Perayaan Jubileum 120 Tahun parjongjongni kuria (berdirinya gereja). Momen bersejarah ini bukan sekadar perayaan angka, melainkan sebuah refleksi perjalanan iman yang panjang atas pemeliharaan Tuhan yang tidak pernah putus bagi jemaat di GKPS Pamatang Purba. Perayaan tersebut dipusatkan di halaman gereja GKPS Pamatang Purba, Nagori Urung Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Sebelum seluruh rangkaian kegiatan diawali, petugas ibadah, Pengurus Resort, Pimpinan Majelis Jemaat, dan Panitia berkumpul di kediaman St. J. Kariando Purba untuk mengoordinasikan rangkaian acara. Tempat ini juga menjadi lokasi penyambutan rombongan Pimpinan Sinode GKPS.
Kedatangan Pimpinan Sinode GKPS (Sekjend) Pdt. Dr. Janhotner Saragih beserta istri disambut hangat oleh jajaran Panitia Umum Perayaan Jubileum yang diketuai oleh St. Risjon Damanik, S.T., didampingi sekretaris Cst. Dr. Roeskani Sinaga, S.P., M.Si., dan bendahara Ratna Dewi Saragih.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Pdt. Krosbin Saragih (Kepala Biro Keuangan), Pdt. Nolden Lingga (Kepala SPI), Pdt. Indah V. Saragih (Kepala Bagian Tata Usaha), serta Pdt. Jan Halomoan Purba.

Dari kediaman St. J. Kariando Purba, seluruh rombongan kemudian melaksanakan arak-arakan prosesi menuju lokasi perayaan dengan tertib dan penuh sukacita. Perjalanan ini terasa semakin semarak karena diiringi oleh penampilan marching band dari anak-anak Sekolah Minggu.

Ibadah syukur ini sendiri bukan hanya milik jemaat GKPS Pamatang Purba semata, melainkan menjadi milik seluruh keluarga besar Resort Pamatang Purba. Hal ini terlihat dari kehadiran warga jemaat GKPS Bagot Raja, GKPS Huta Raja, dan GKPS Marubun Purba. Selain itu, tempat ibadah juga dipenuhi oleh para undangan dari berbagai kalangan, tokoh masyarakat, serta putra-putri daerah yang sengaja datang khusus untuk merayakan momen istimewa ini.
Pelayanan ibadah berjalan dengan khidmat. Petugas ibadah yang melayani terdiri atas Pdt. Enny Purba (Pendeta GKPS Resort Pematang Purba) sebagai pemimpin pujian, sedangkan Penginjil Dame E. Purba, Pdt. Jhon Rilman Sinaga (Praeses GKPS Distrik XII), dan Pdt. Martin Pangambatan Munthe bertindak sebagai liturgis. Selanjutnya, Pdt. Anita Dearni Saragih memimpin doa syafaat, serta Pdt. Dr. Janhotner Saragih selaku Sekretaris Jenderal (Sekjend) GKPS bertindak sebagai pengkhotbah.
Di tengah jalannya ibadah, panitia menggelar acara khusus berupa peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun. Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan ucapan syukur saat jemaat membawa hasil panen serta benih untuk didoakan bersama.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada kitab Yesaya 56:1–8, Sekjend GKPS menekankan pentingnya jemaat untuk teguh memelihara keadilan dan menegakkan kebenaran di tengah tantangan zaman modern. Ia juga mengingatkan bahwa gereja harus terus membuka diri sebagai rumah doa bagi segala bangsa. Selain itu, gereja harus menjadi saluran berkat yang inklusif, sebagaimana Injil yang telah masuk dan mengubah kehidupan jemaat GKPS Pamatang Purba sejak 120 tahun silam.

Setelah ibadah selesai, kegiatan langsung bertransisi menjadi aksi nyata perwujudan iman melalui pesta iman atau pengumpulan dana. Seluruh hasil penggalangan dana ini direncanakan secara matang untuk merenovasi gedung gereja, serta membangun gedung serbaguna di area kompleks GKPS Pamatang Purba.
Gedung serbaguna tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pembinaan iman anak, remaja, pemuda, hingga lansia.
Berdasarkan rencana anggaran biaya, total dana yang dibutuhkan untuk renovasi dan pembangunan ini mencapai Rp1.216.446.220,00 (satu miliar dua ratus enam belas juta empat ratus empat puluh enam ribu dua ratus dua puluh rupiah). Walaupun jumlah tersebut cukup besar, hal itu tidak menyurutkan semangat warga jemaat untuk ikut ambil bagian. Dukungan terus mengalir deras tanpa henti, mulai dari doa yang tulus, topangan moril, hingga bantuan materi.
Kepedulian ini datang dari gotong royong jemaat, pemerintah, hingga para putra-putri daerah di perantauan (tading i parantauan) yang rindu melihat kampung halamannya semakin maju dalam pelayanan gerejawi. Hingga berita ini diterbitkan, mukjizat kebersamaan telah membuahkan hasil nyata dengan terkumpulnya dana sebesar Rp926.483.000,00 (sembilan ratus dua puluh enam juta empat ratus delapan puluh tiga ribu rupiah).
Dengan mengobarkan moto penggerak, “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”, panitia umum bersama panitia pelaksana melangkah maju dengan keyakinan yang kokoh. Mereka percaya penuh bahwa Tuhan Yesus Kristus—Sang Pemilik Pelayanan—tidak akan pernah membiarkan pekerjaan kudus-Nya terbengkalai. Sisa kekurangan dana tersebut diyakini akan dicukupkan oleh Tuhan. (hks/bgs)
Pewarta: Pdt. Indah Virnaty Sari Saragih
Foto: Embing Tondang dan Kevin Purba (NGKPS Pematang Purba)