
Ganupan tinompa-Mu in, sol sonang bahenon-Mu.
Arian pakon borngin in, sai Ham do na marmudu.
‘Ge uhum bai gomgoman-Mu, pintor janah sintong ganup.
Napuji ma Goran-Mu.
“Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.”
Jemaat Tuhan,
agaknya Tuhan Yesus dalam kiasan ini ingin menyampaikan tentang hakikat-Nya sebagai Gembala, dalam kaitannya dengan domba yang sering kali menjadi kiasan bagi umat Israel, bangsa pilihan Allah. Ketika dalam nas ini Tuhan Yesus menyebut adanya “domba-domba lain” yang bukan dari “kandang ini,” sejatinya Ia ingin menyatakan bahwa perlindungan dan keselamatan yang Ia bawa tidak terbatas hanya pada bangsa Israel. Domba-domba lain ini mewakili bangsa-bangsa lain di luar Israel (non-Yahudi) yang nantinya juga akan menerima keselamatan melalui Yesus. Ini merupakan pernyataan inklusif yang secara prinsip menunjukkan bahwa misi Yesus bersifat universal dan itu terlihat terutama pada masa itu ketika banyak orang Yahudi memandang keselamatan sebagai sesuatu yang eksklusif untuk bangsa Israel. Dan ketika Yesus berbicara tentang “domba-domba lain yang bukan dari kandang ini,” Ia mengindikasikan bahwa keselamatan yang Allah maksudkan bagi seluruh umat manusia, bukan hanya bagi satu bangsa. Ini mencakup orang-orang non-Yahudi yang juga akan menerima panggilan-Nya dan akan menjadi bagian dari kawanan yang satu di bawah pimpinan Yesus. Tentu ayat ini mengajarkan tentang inklusivitas Kerajaan Allah dan menunjukkan bahwa semua orang yang mendengarkan dan mengikuti suara Yesus akan bersatu dalam satu kawanan di bawah satu gembala, yaitu Yesus sendiri.
Jemaat Tuhan,
tentu nas ini juga merupakan pesan yang sangat relevan bagi kita di tengah-tengah dunia yang sangat erat dalam konteks kepelbagaian. Bahwa Yesus datang ke dunia untuk membawa keselamatan, sudah kita aminkan, lalu pada tahap selanjutnya, apakah keselamatan itu ditujukan kepada satu pihak, atau satu bangsa saja? Tentu ini masih perlu dilihat kembali dalam kaitannya dengan nas kita ini. Pernyataan Yesus dalam nas hari ini adalah sebuah deklarasi misi global, yang membuka pintu bagi orang-orang dari berbagai latar belakang untuk mendengarkan dan mengikuti-Nya sebagai seorang gembala yang melindungi dan menyelamatkan. Meskipun ada kepelbagaian suku, bangsa, dan denominasi gereja, tapi semuanya itu menjadi satu kawanan domba Allah, dimana Yesus sendiri yang menjadi Gembalanya. Dan semua kawanan orang yang percaya, tanpa melihat asal-usulnya, adalah bagian dari satu keluarga Allah yang dipersatukan di bawah Kristus. Pesan ini juga mengingatkan setiap orang percaya bahwa kita harus mampu melihat dan menerima orang lain dengan keterbukaan dalam pemahaman, bahwa orang lain juga adalah domba-domba Allah, sehingga kita membangun jiwa inklusi dan mengesampingkan jiwa eksklusif dalam hidup kita, karena Yesus sendiri juga bersikap inklusif pada setiap orang percaya. Amin.
Sai jalo ma ganup hata-Ni, sai buhai ham ma uhurmu.
Sonai homa ‘ge sinondang-Ni, in ma baen gabe suluhmu.
Tangihon ma dilo-dilo-Ni, pateleng ham ma pinggolmu.
Ulang manosal holi dob ni, bai ujung ni panorangmu.
Departemen Persekutuan GKPS