
Sipaluah do Goran-Mu, na pamonang tonduyhin.
Ganup rantei ni sibolis, ningon rotap baenonniin.
Goran-Mu o Tuhan, sai dodingkononku in.
Goran-Mu Jesuskin, na pamalum uhurhin.
“Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.”
Jemaat Tuhan,
beberapa poin yang menjadi penekanan dalam nas ini adalah bahwa ada rahasia kehendak-Nya kepada kita. Rahasia menunjuk kepada wahyu yang sebelumnya tersembunyi dan kini telah diungkapkan melalui Yesus Kristus. Rencana Tuhan yang dahulu tersembunyi kini telah dijelaskan dan dihadirkan kepada kita. Rencana keselamatan yang mencakup seluruh umat manusia, dan Tuhan berkehendak agar umat-Nya menjadi bagian dari rencana besar-Nya untuk dunia. Kehendak Tuhan ini terungkap dalam Kristus. Lalu kehendak Tuhan itu terkait dengan “untuk menyatukan segala sesuatu dalam Kristus, yang ada di sorga dan yang ada di bumi.” Rencana Tuhan untuk menyatukan seluruh yang ada di bawah otoritas Kristus, dan ini adalah penggenapan dari janji-janji Allah yang diberikan kepada umat-Nya sejak dahulu kala. Penyatuan ini bukan hanya sekadar kesatuan fisik, tetapi kesatuan dalam Kristus yang membawa damai, rekonsiliasi, dan pemulihan. Dalam Kristus, segala perpecahan disembuhkan. Manusia yang terpisah dari Allah disatukan kembali dengan-Nya dalam pemerintahan-Nya.
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
bahwa Tuhan yang memiliki rencana untuk menyatukan segala sesuatu dalam Kristus memberi kita arah hidup yang jelas. Kita bukan hanya hidup untuk diri kita sendiri, tetapi kita adalah bagian dari rencana Allah yang lebih besar. Dan bahwa dalam dunia yang penuh dengan keperbedaan, ketidakpastian, kekacauan atau bahkan perpecahan, ada harapan karena pada akhirnya segala sesuatu akan disatukan di dalam Kristus. Maka melalui nas ini sebagai umat yang dipilih Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam kesatuan, mengingat bahwa Kristus adalah pusat dari segala sesuatu. Panggilan untuk hidup dalam harmoni satu sama lain, karena Kristus telah membawa kita bersama dalam kasih-Nya. Umat percaya adalah bagian dari rahasia kehendak Allah yang agung, dan di dalam-Nya segala sesuatu akan disatukan, sehingga segala perbedaan dan perpecahan akan disembuhkan oleh-Nya. Dalam Kristus, kita menemukan tujuan hidup kita, dan dalam Kristus kita menemukan penyatuan yang sejati. Maka, selamat menikmati perwujudnyataan rahasia kehendak-Nya dalam hidup kita. Amin.
Sai pasada Ham, o Tuhan, ganup na porsaya in.
Ase marsihaholongan, domu bai TitahMu in.
Marhiteihon hasintongan, in do tong ipindo Ham.
Sai padomu Ham hasoman, na dob isondangi Ham.
Departemen Persekutuan GKPS