
“Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.”
Nas hari ini adalah bagian dari pelayanan kesembuhan yang dilakukan Yesus di masa awal pelayanan-Nya. Ia menyembuhkan banyak orang pada saat itu, meski hari sudah menjelang malam. Ia menyembuhkan berbagai macam penyakit dan mengusir banyak setan. Di ayat 30 sebelum nas harian ini, dicatat cukup detail suatu kisah kesembuhan di mana Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus yang sakit demam. Ia dengan penuh kuasa memegang tangan wanita itu dan lenyaplah demamnya.
Dari pelayanan penyembuhan yang dilakukan Yesus tersebut tidak diragukan lagi bahwa Ia berkuasa untuk menyembuhkan siapapun sesuai dengan kehendak-Nya. Tiada satu penyakit pun yang tidak mungkin disembuhkan oleh-Nya. Jika Tuhan belum menjawab doa kita ataupun memberi kesembuhan dari sakit penyakit, bukan berarti Ia tidak punya kuasa atau Ia bukan penyembuh. Ada maksud dan tujuan Tuhan, jika Ia menyembuhkan kita atau tidak.
Jikalau sakit atau penyakit kita tidak disembuhkan oleh Tuhan, maka hal itu tidak mengubah fakta bahwa Dia adalah Tuhan yang sanggup menyembuhkan. Tidak hak kita juga untuk mempertanyakan mengapa Tuhan menyembuhkan atau tidak menyembuhkan. Karena kesembuhan hanya diberikan berdasarkan waktu dan kehendak Tuhan. Penyakit tentu bisa menimpa diri kita kapan saja, yang membuat kita beristirahat sejenak. Setelah sembuh dari penyakit, baiklah kita melayani Tuhan sebagai ungkapan syukur kita atas karya-Nya di dalam diri kita. Marilah kita memberikan respons untuk tetap melayani Tuhan, sama halnya seperti respons ibu mertua Simon yang bersedia melayani Yesus. Amin.
Departemen Persekutuan GKPS