
Tuhan Jesus na gok holong, sai paluah au.
Se toguh haporsayaon au ma rupei-Mu.
Jesus, Jesus, sai tangihon au.
Ulang lupa Ham hu bangku pasu-pasu au.
“Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.”
Tuhan Yesus datang untuk menyampaikan fakta, bahwa ia tidak bertindak sebagai hakim atas ketidaktaatan manusia atau menyalahkan manusia. Tetapi Tuhan Yesus datang untuk menawarkan pengampunan, pengharapan, dan jalan keluar dari kekacauan yang telah dibuat oleh manusia itu sendiri. Dampak dari ketidaktaatan manusia itu adalah dengan banyaknya orang yang tidak lagi peduli tentang firman Tuhan, perkataan Tuhan. Seyogianya setiap orang yang mendengar perkataan Tuhan, melakukannya dalam kehidupannya. Namun karena dosa, manusia menganggap tidak lagi perlu mendengarkan apa kata Yesus. Tentu ini akan berdampak pada manusia itu tidak melakukan perkataan Tuhan dalam hidupnya. Sebaliknya, ketika kita mendengar perkataan Yesus, perkataan yang bersumber dari Allah, sang empunya kehidupan maka layaklah bahwa manusia mendengarkan, mempelajari, dan mempraktikkan dalam kehidupannya. Perkataan Yesus adalah firman Tuhan. Itu fondasi yang kokoh dalam diri orang percaya. Oleh sebab itu, sangatlah penting membangun hidup kita di atasnya, sebab orang yang memiliki fondasi yang kokoh akan mampu menghadapi badai kehidupan.
Yesus ingin orang-orang di sekitarNya tahu bahwa meskipun mereka tidak menerima perkataan-Nya pada saat itu namun Ia tidak akan menghakimi. Yesus akan bersabar dan penuh kasih. Di saat yang sama Yesus menawarkan keselamatan. Sebab Ia datang membawa keselamatan. Keselamatan itu adalah kasih karunia. Orang berdosa, seharusnya tidak layak menerimanya. Namun kasih karunia itu melampaui dosa dan apapun yang memisahkan kita dari Allah. Begitulah besarnya kasih Allah bagi kita umat tebusanNya. Kasih karunia itu memberi ruang bagi kita untuk ikut dalam persekutuan umat tebusanNya. Ia datang bagi kita bukan untuk mengakimi dan membawa kita kepada hukuman. Tetapi Ia datang untuk membawa sukacita yakni keselamatan. Amin.
Roh ham bai Jesus, akuhon ma, pambahenanmu na so tama;
Sai sasapon-Ni dousamu in, ibaen daroh-Ni in;
Malas do uhurta in use,
ai borsih humbani dousa pe;
Sai roh ma hita hu surga in, ai sonang do ijin.
Departemen Persekutuan GKPS