
“dan berkata: ”Hai engkau yang dikasihi, janganlah takut, sejahteralah engkau, jadilah kuat, ya, jadilah kuat!” Sementara ia berbicara dengan aku, aku merasa kuat lagi dan berkata: ”Berbicaralah kiranya tuanku, sebab engkau telah memberikan aku kekuatan.”
Saat itu Daniel telah diberitahukan bahwa akan ada kesusahan besar, sehingga Daniel tidak mampu berbuat apa-apa. Dalam keadaan seperti itu, Daniel berada di tepi sungai Tigris yang besar itu dan saat itulah ia mendapat penglihatan tentang seseorang yang berpakaian kain lenan dan berikat pinggang emas dari ufas, tubuhnya seperti permata Tarsis dan wajahnya seperti cahaya kilat, matanya seperti suluh, kaki serta lengan seperti tembaga dan suaranya bergemuruh. Ketika melihat itu, Daniel kehilangan kekuatan dan pucat. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan seseorang yang dilihat itu adalah sangat besar, sehingga Daniel tidak berdaya dan tidak dapat dibandingkan dengan kekuatan orang tersebut.
Firman Tuhan hari ini menyebutkan bahwa Daniel akhirnya ditolong karena ia dikasihi Allah. Dikatakan kepadanya agar jangan takut, sejahteralah dan jadilah kuat. Ketika kekuatannya pulih, maka Daniel meminta agar disampaikan kepadanya tujuan dari kehadiran Sang Kuasa tersebut kepadanya. Dan setelah itu disebutkanlah bahwa kesusahan besar itu akan berlalu dan kekuatan raja-raja juga akan berlalu ketika Tuhan menyatakan kuasaNya.
Mungkin kita juga menghadapi kesusahan dalam hidup kita. Tuhan tentu tidak membiarkan orang yang dikasihinya menderita. Namun terkadang kita akan menerima kehadiran Tuhan dengan cara yang luar biasa, sehingga kita tidak mampu berkata apa-apa. Apa yang Tuhan lakukan kepada Daniel menyatakan bahwa Ia akan bekerja dengan caraNya untuk menyelamatkan kita. Karena itu, baiklah kita percaya dan mengikuti cara Tuhan yang luar biasa, sehingga kitapun akan melihat karya ajaib dalam hidup kita. Amin.
Departemen Persekutuan GKPS