
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.”
Dalam kekristenan, secara sederhana guru sekolah minggu atau guru agama sering mangajarkan bahwa agama Kristen itu disebut dengan agama kasih. Pernyataan sederhana ini tentu merupakan kesimpulan dari pemahaman kita tentang kekristenan, dan itu juga berangkat dari apa yang disebutkan dalam Alkitab. Allah adalah kasih (1 Yoh. 4:16) dan ini ditunjukkan dengan banyak cara, sejak dari kehidupan bangsa Israel dalam Perjanjian Lama, dan dalam Perjanjian Baru diungkapkan tentang kasih Allah yang besar itu yang diwujudkan melalui kehadiran Yesus, sang Anak, untuk menyelamatkan umat yang dikasihiNya.
Yohanes dalam suratnya mempertegas bahwa kasih yang sesungguhnya itu adalah kasih Allah. Allah telah menyatakan kasihnya kepada manusia melalui Tuhan Yesus Sang Anak Tunggal Allah. Kehadiran Tuhan Yesus ke dunia ini semata-mata hanya sebagai wujud kasih Allah kepada dunia ini, karena dunia milikNya ini sudah tercemar oleh dosa, sehingga Allah bertindak agar manusia tidak dihukum tetapi diselamatkan. Keselamatan adalah karya kasih Allah yang sangat besar, dan itu ditujukan untuk kita. Jika Allah sudah menyatakan kasihNya kepada kita maka sudah seharusnya kita hidup di dalam kasihNya itu, hidup di dalam keselamatan yang dari Allah. Hidup dalam keselamatan berarti hidup dalam ketaatan kepada Dia yang sudah menyelamatkan kita. Amin.
Departemen Persekutuan GKPS