
“Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.”
Tuhan juga sudah mengingatkan orang Yehuda tentang hukumNya dan tentang penderitaan yang akan mereka alami ketika Tuhan murka kepada mereka. Bukan hanya kepada orang Yehuda, bangsa-bangsa juga tidak ada yang mampu berdiri di hadapan Tuhan jika Tuhan menghukum mereka. Kemarahan Tuhan sudah dinyatakan kepada bangsa-bangsa dan juga kepada Yerusalem. Mereka sudah tidak mampu lagi berdiri sebagai bangsa yang besar. Tetapi firman hari ini mengatakan bahwa apa yang dilakukan Tuhan kepada bangsa itu ternyata tidak langsung membuat mereka berubah. Mereka tidak menghentikan perbuatan jahatnya tetapi mereka justru semakin menjadi-jadi dalam melanggar perintah Tuhan.
Perenungan bagi kita melalui firman hari ini adalah bahwa Tuhan tidak menginginkan umatNya melakukan kejahatan. Tuhan menginginkan perubahan dalam kehidupan umatNya. Jika Tuhan menghukum mereka dengan caraNya, itu bukan berarti bahwa Tuhan akan menghapus atau memusnahkan bangsa itu tetapi Tuhan menginginkan perbaikan atau perubahan yang kembali kepada aturan atau hukumNya. Tuhan tidak akan menghukum umatNya untuk selamanya, tetapi Tuhan akan memulihkan mereka secara sempurna. Amin.
Departemen Persekutuan GKPS