
“Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.”
Dalam surat Yakobus ini diingatkan tentang kesabaran, tentu bukan semata-mata agar orang Kristen bisa menahan diri, tetapi lebih kepada penekanan agar orang Kristen mampu menunjukkan jati dirinya dalam segala situasi. Status sebagai orang Kristen adalah status yang menunjukkan nilai pengikut Kristus yang tidak menyerah dengan keadaan dan tidak mudah untuk terombang-ambingkan oleh dunia ini.
Orang yang sabar tentu akan mampu mengendalikan dirinya dari dalam, dan juga mampu menjaga hubungannya dengan orang lain. Dalam surat Yakobus ini, khususnya pada perikop ini, diminta agar orang percaya mampu menjalankannya dengan baik. Dan ini tentu akan dilakukan oleh orang beriman sampai kepada akhirnya, yaitu kedatangan Tuhan. Setiap orang yang mampu menyatakan jati dirinya sampai ke akhir, merekalah yang akan menerima mahkota kemenangan itu. Karena itu, kesabaran orang Kristen diharapkan bisa terus terjadi sampai akhir.
Memang kesabaran itu terkadang membutuhkan energi yang besar, namun Yakobus memberi gambaran seperti seorang petani, yang sabar sampai kepada musim panen, sehingga ia akan bersuka cita dan mendapatkan buah dari kesabarannya. Tentu kita juga diminta untuk menyatakan kesabaran kita itu dengan penuh kesetiaan dan penuh harapan. Kita tahu bahwa Tuhan juga akan menolong kita agar kita bisa bertahan sampai ke akhirnya dan menerima buah yang terbaik. Amin.
Departemen Persekutuan GKPS